Host

Fiksi ILC

Ilustrasi

ILC menyadari bahwa masyarakat secara realitasnya itu sangat gemar info/berita yang update, booming dan juga kontroversi. Sehingga, ILC dengan ragam kontroversinya baik itu dari narasumber atau bahkan sang hostnya (Karni Ilyas) yang dinilai berat sebelah bagi para Kecebong, adalah bagian mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakat itu sendiri sekaligus mengais rejeki dari bisnis entertainment dengan kemasan politik didalamnya.

Karni Ilyas VS Mata Najwa

Ilustrasi

Karena mengutamakan drama, maka ILC tak peduli pd kualitas omongan dr narsum krn kadang2 kesimpulan Karni Ilyas pun tdk jelas, meskipun ada beberapa tanggapan, komentar, dan gagasan narsum sangat bagus. Sementara pd MN, sbg presenter yg mengarahkan narsum, Najwa Shihab menginginkan narsum menjawab lugas dan tak bertele2. memotong pembicaraan? iya itu perlu klo narsumnya berbicara terlalu panjang dan melebar. Bertanya ulang utk menegaskan? itu penting utk mendpt poin penting dr statemen.

Musafir Bernama Rina, Islam Bukan Berhala, Islam adalah Jalan

Ilustrasi

Ustadz, sungguh saya merasa menjalani Islam yang hangat. Islam yang membuka ruang luas untuk reflektif, untuk bertanya bahkan pertanyaan-pertanyaan paling berani sekalipun, paling mengganggu. Apakah Tuhan itu benar ada? Apakah surga itu seperti konsep yang umum diceritakan: semacam hadiah permen untuk yang berbuat baik di dunia? Atau ada makna lain dari surga? Pencarian-pencarian ini masih menuntun saya memakai jilbab*), sholat mengaji dst, tapi saya tak hendak menilai apapun bentuk pencarian musafir lain.

Pages