Hoax

Wahabisasi VS Islam Nusantara

Ilustrasi

Islam Nusantara sebagaimana dijelaskan oleh Kyai Said adalah bukan madzhab dan jg bukan produk hukum melainkan khosois (ciri khas/kearifan lokal) muslim di Nusantara yang dilestarikan oleh Ulama NUsantara. Ulama Nusantara mendakwahkan Islam secara substantif bukan sekedar simbolis, yaitu menyerap Intisari ajaran Islam ke sendi-sendi kehidupan masyarakat Nusantara sehingga Islam mudah diterima dan menjadi rahmat bagi masyarakat Nusantara.

2019 PKS Jadi Partai Gurem

Ilustrasi

Secara pribadi, saya memiliki pengalaman yang kenyang soal kesalahan serang PKS ini. Pada tahun 2009, ketika saya harus ke Berlin untuk melanjutkan S3 saya, beberapa saat sebelum saya datang ke Berlin, sudah ada berita yang dihembuskan anak-anak PKS di Berlin bahwa Berlin akan kedatangan "orang liberal." Mengapa mereka tahu kedatangan saya, karena saya dengan innocent pernah menulis email kepada ketua masjid al-falah Berlin, dimana saya belum tahu jika masjid ini pusat pergerakan orang-orang PKS.

Cacat Logika Suteki, Guru Besar Undip Pro Khilafah

Ilustrasi

Selama mengerjakan tugas-tugas kuliah, saya menyortir sumber-sumber untuk menulis paper dengan hati-hati. Salah-salah jika saya menggunakan link blogspot atau wordpress akan mengurangi nilai tugas, bahkan tulisan ilmiah saya bisa mendapat D atau E. Saya sadar bahwa kedua platform di atas bisa digunakan siapa saja, sehingga tidak bisa digunakan secara ilmiah sebagai rujukan.

Peta Para Penebar Hoax

Ilustrasi
(3) Penelitian palsu. Misalnya, “Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Profesor Zlatan Ibrahimovic menemukan fakta, bahwa setelah berjongkok selama 15 menit, manusia bisa mengalami kesemutan, anehnya semut tidak bisa mengalami kemanusiaan. Sungguh, penelitian yang mencengangkan dokter di Barat. Fakta ini sengaja ditutup-tutupi oleh pihak Barat agar umat Islam bla…bla…bla…! Sebarkan, raih amal soleh dengan berbagi informasi gendeng seperti ini!”
 

The Next Spin For 2019

Ilustrasi

Tagline anti hoax sekarang diterima oleh seluruh kalangan, bahkan oleh kalangan yang nyaman dengan hoax politik dan diuntungkan dengan nya, sekarang mengakui juga anti hoax 

Mungkin Hoax untuk politik akan menurun ditataran public, dan hanya akan dipakai oleh produsennya untuk menjaga pemilih nya di lingkungan tertutup seperti group wa, group keluarga dan semacamnya.

Kenapa SARA dan Hoax Muncul Menyerang Jokowi?

Ilustrasi

Dengan begitu mereka tidak membutuhkan hoax di belakang panggung. Itu 2004.

Di Pilpres 2009, persaingan elite terjadi antara SBY, Mega, dan Kalla. Mereka semua elite negara, pemimpin partai besar. Semua partai Islam mendukung SBY, incumbent yang sangat kuat. Kekuatan yang potensial menggunakan SARA sudah terakomodasi pada posisi yang kuat itu. Tidak ada urgensinya mereka bermain hoax SARA.

Pages