Hoax

Masjid Salib; Propaganda Busuk yang Tak Masuk Akal

Menjelang periode kedua saya bertemu lagi dengannya. Saya melihat di pagar rumahnya ada keterangan TPS. Kebetulan saya bawa teman. Setelah berbasa-basi sebentar, saya membelokkan pembicaraan, "Di depan ada tulisan TPS, Mau (diadakan) di jalan ya Pak?"

"Bukan." Balasnya. "Ya di sini." Kepalanya menunjuk lokasi parkiran mobil.

Mau Jadi Cicak Apa Burung Pipit?

Untung saya sadar bahwa saya tidak punya sorban dan saya juga sama sekali tidak paham soal ‘hek menghek’. Lha wong kalau memori HP saya penuh saja saya sudah kelabakan apalagi kok soal hacking antar negara macam begini. Mana pahamlah awak ini…! Tapi hati saya menenangkan, “Yang penting ghirrah untuk berjihadnya, Bung! Niat saja sudah dapat pahala. Apalagi kalau ikut menyebarluaskan ajakan jihad fisabilillah ini. Ingat! Ini masalah hidup dan matinya umat Islam dan siapa yang tidak tergerak hatinya insya Allah hidupnya seperti cecak dalam kisah Nabi Ibrahim.

Hoax di GA 697

Ilustrasi

Spekulasi itu makin berkembang jadi lebih serius dan menular ke beberapa penumpang lain. Tapi pengendali percakapannya tetap yang itu-itu saja. Sementara ibu di sebelah saya hanya sesekali menimpali sambil asyik main HP.
.
"Cuacanya cerah kok!"
"Sudah pasti rusak pesawat ini."
"Tidak usah dipaksakan terbang kalau memang rusak."
"Jangan membahayakan penumpang."
"Kalau cancel, mereka harus sediakan hotel buat kita malam ini."
Spekulasi, tuduhan dan tuntutan bersahut-sahutan.
.

Pesan Gus Mus...

Kita sering lupa bahwa masing-masing calon itu sama-sama orang Indonesianya. Ndak ada orang Yahudinya, ndak ada orang Amerikannya, tidak ada orang Arab atau orang yg lainnya. Orang Indonesia semua. Prabowo sama Jokowi sama-sama Indonesia. Kedua-duanya pasti mempunyai program untuk kebaikan Indonesia, tapi ketika pendukung ini selalu berlebih-lebihan di dalam mendukung calonnya, selalu tidak hanya memuji calonnya saja.

Jihad Membendung Hoax Yang Meresahkan

Mengonsumsi berita juga perlu kita perhatikan. Asupan informasi yang baik tentu dapat membuat pikiran kita positif, pun sebaliknya dengan berita negatif dan provokatif, apalagi berita bohong atau informasi palsu (hoax). Berita hoax belakangan ini cukup meresahkan masyarakat. Pasalnya, tak hanya berita isu berskala lokal atau nasional, hoax bisa menyerang seluruh aspek kehidupan manusia. Isu agama, ekonomi, politik, kesehatan, dan isu lainnya tidak luput dari sasaran empuk pembuat hoax.

Gerakan Anti Hoax dalam Tradisi Ulama Ahli Hadis

Oleh : Laelatul Badriyah

Beberapa minggu lalu, saya mengerjakan tugas makalah studi Hadis. Berbeda dengan teman-teman yang lain yang membahas tentang teori-teori hadis, saya mendapatkan tugas untuk mengaplikasikan teori-teori hadis tersebut dalam satu hadis pendidikan. Saya harus melihat hadis itu shahih atau tidak, kemudian diriwayatkan oleh siapa saja hadis tersebut, lalu melihat asbabul wurud-nya (sebab-sebab turunnya), dan terakhir memaknai hadis tersebut sesuai dengan konteks saat ini.

Jihad Melawan Hoax

Oleh: Ustadz Aan Selfie

Hadirin sidang Jumat yang berbahagia

7 hari yang lalu kita semua masih berada di penghujung tahun 2016. Dan tidak terasa, saat ini, kita sudah memasuki awal tahun 2017. Seperti biasa, ketika awal tahun selalu dipenuhi dengan harapan-harapan baru. Harapan dan semangat untuk menjadikan hidup kita lebih baik dari sebelumnya.

Semoga harapan dan resolusi di tahun 2017 yang menjadi angan-angan kita kedepan dapat tercipta dengan mudah dan lancar serta mendapat Ridlo dari Allah Swt. Amin Ya rabbal’alamin.

Peradaban Hoax

Oleh : Kang Abit

Samuel P. Huntington merumuskan tesisnya yang sangat terkenal tentang benturan peradaban dalam kategori "Barat" dan "Timur". agaknya beliau perlu dibangkitkan dari kuburnya untuk merevisi apa yang sebenarnya terjadi di zaman sekarang. Benturan yang terjadi bukan tentang "Barat dan Timur" tetapi yang terjadi adalah benturan "peradaban hoax dan peradaban fakta".

Pages