hijab

Ketika Cadar dan Salib Bertemu

ilustrasi

Dengan sorot matanya yang mantap, ia berujar bahwa pengalaman masuk Gereja dan Pura untuk pertama kali merupakan suatu hal yang menegangkan dan menenangkan sekaligus. Tegang karena ia terkenang dogma-dogma negatif akan segala hal yang berkaitan dengan iman lain. Tapi akhirnya ia pun menjadi tenang karena ia mampu melihat dan mengalami sendiri bahwa dogma-dogma itu tidak benar adanya.

Saat Perempuan Berhijab Ikut Misa Natal

Ilustrasi

Pertama, saya sedang memecahkan lapisan bernama frame biased di kepala saya. Suatu norma kuat yang entah kapan terbentuk di kepala saya, yang membuat melangkahkan kaki ke misa Natal ibarat menceburkan diri ke tengah laut. Padahal bukan itu keyakinan saya. Suster dan pastor menyapa, senang ya mbak bisa ikut misa. Mungkin saya juga sedang memecahkan frame biased di banyak kepala lain.

Para Pembenci Presiden Yang Ngaku Sangat Islami

Ilustrasi

Tapi tahukah anda.... Stigma yang terproyeksi dari pertanyaan itu kini menjadi stereotipe yang tidak baik. Bahwa jika tidak melakoninya berarti tidak normal, tidak Islam, atau tidak kafah.

Beberapa teman perempuan saya bahkan terpaksa memakai jilbab agar bisa diterima di lingkungannya. Dan beberapa kali mendapatkan social punishment karena kepergok datang ke acara keluarga tanpa jilbab.

Efek Domino Hijab

 

Kalau pemandangan yang masih terlihat adalah, para putri selepas bel sekolah langsung lepas hijab, di dalam atau di luar lingkungan sekolah hijabnya tidak mencegahnya dari kenakalan remaja, dan hijabnya tidak dikenakan untuk melindungi diri dari fitnah non-mahram, i.e. sudah berhijab tapi masih pacaran, melakukan skinship hingga hubungan seksual... 
artinya mak emak belum mengerjakan PR nya...

Hijab

 

Memakai hijab itu sama dengan kita memakai Pakaian biasa. Pakaian adalah produk sekuler karena buatan manusia, pakaian produk kebudayaan made in manusia, manusia lah yang membuat pakaian itu menjadi "BERAGAMA". Dalam Islam tradisi berpakaian untuk perempuan bermacam macam ada hijab, niqab, burqa, dan khimar.

Apakah Cadar Lebih Beriman Daripada Yang Tidak Bercadar?

Ilustrasi

Apalagi rasulullah sudah mengajarkan kalau perempuan muslim itu seharusnya menutup seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan. Jadi aturan kampus yg saya terapkan tdk bertentangan dengan ajaran rasulullah.

Pertanyaan buat direnungkan oleh pengguna cadar anytime in public :

Pages