hidayah

Tak Ada Hubungan Antara Hijab dan Hidayah

 

Sehebat apapun para ulama perempuan di pesantren-pesantren dulu (nggak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan para ustadah kaleng rombeng jaman now), mereka berkerudung saja (dan berjarik) dan tak pernah ngomongin hijab syar'i, jilbab syar'i, cadar syar'i, dan tetek-bengek lainnya, apalagi sambil mengolok-olok perempuan yang tak berkerudung. Fenomena begonoan hanya ada di Endonesah kontemporer sajah.

***

Semoga Anda Mendapat Hidayah

 

Dari mana kita tahu, kalau kita sudah mendapat "hidayah" dari Tuhan? Apakah kalau sudah berjilbab berarti sudah mendapat hidayah? Apakah kalau sudah berjubah terus sudah mendapat hidayah? Kalau sudah berjenggot terus mendapat hidayah? Kalau sudah bercadar otomatis sudah mendapat hidayah? Kalau sering ke masjid terus by default sudah mendapat hidayah?

Mencari Kebijaksanaan

Ilustrasi

Berangkat dari pemahaman itu sebagai manusia yang hanya mempunyai setetes dari samudera ilmu Tuhan, kita tidak diperkenankan-Nya untuk mencintai dan membenci orang diluar batas, karena bisa jadi orang yang kita cintai saat ini adalah orang yang buruk bagi kita ke depannya, dan orang yang kita benci saat ini boleh jadi adalah orang yang baik bagi kita ke depannya. Maka dari itu cintai, kagumi atau bencilah orang sewajarnya saja, sebab kebenaran sejati tentangnya hanya Tuhan Yang Maha Tau.

Pages