Haters

Para Pembenci Itu Masih Ada

Kejadian tragis yang memilukan menjadikannya sebagai manusia dengan perasaan paling halus. Setiap malam ia bersujud. Mengadukan kegudandahan hatinya kepada Tuhan semesta alam. Disaksikan malaikat dan langit purba Arabia, doanya selalu menggetarkan. Air matanya meleleh, menandakan kesedihan yang menghujam.

Pada masa hidupnya, ada seorang desersi tentara yang dikejar-kejar tentara pemerintah. Tentara disersi itu kelaparan dan hidup tanpa perlindungan. Dia memutuskan satang datang kepada lelaki mulia itu.

Independent Observer, “Obor Rakyat” Versi Bahasa Inggris?

Ilustrasi

Pun ketika penulis mencari tahu dari beberapa rekan jurnalis, siapa redaktur Independent Observer, jangankan tahu nama redaksinya, nama media itu saja baru tahu. Lantas mengapa mereka menggunakan edisi bahasa Inggris? Ada 3 alasan, pertama mereka mencoba merangkul kelas menengah pemilih Jokowi. Kedua, Tidak sembarang orang tahu dan faham apa yang mereka tulis sehingga dimasa mendatang tidak ada masalah.

Resiko Status Viral Medsos

Ilustrasi

Duhai cukup, sudahilah, teman. Kehidupan kita di dunia nyata jauh lebih berharga daripada itu semua. Rasa aman dan ketenangan jiwa kita melepas anak-anak keluar rumah tak bisa ditukar dengan apapun.

Cukup sudah jadi alas kaki para politisi yang kalau sudah dapat jabatan seringnya ingkar janji. Kita toh tak pernah benar-benar tau mana yang benar, mana yang salah dari mereka.

Pembenci Jokowi Terus Disesatkan Sampai Tersesat Beneran

Kehadiran Jokowi di jajaran elit politisi tanah air dengan segenap kontroversi yang menyertai adalah awal dimulainya produksi hoax atau berita bohong yang hingga saat ini masih tetap ada.

Salah satu faktor penyebab hoax tersebut dengan mudah menyebar adalah minimnya indeks literasi masyarakat. Pesatnya perkembangan teknologi informasi yang tak diikuti pemahaman penggunanya, kian melancarkan penggiringan opini yang beredar di tengah masyarakat menuju tujuan pembuatannya.

Jokowi VS (dan?) Fundalisme

Ilustrasi

Opinion formation akan berlangsung jauh lebih cepat jika gerakan ini memiliki beberapa super agent. Mengalirkan status, ciapan, celoteh, rekaman video, para super agent ke timeline calon agen adalah cara terampuh untuk memendek waktu pertumbuhan. Dengan itu pesan yang dialirkan bisa bernarasi terbuka, langsung ke tujuan, dan dengan cepat membangun keserempakan.

Bercerminlah Dengan 2 Cermin Sebelum Menghina Jokowi

 Oleh : Ester Nuria Surianegara

 Kinerja Presiden Joko Widodo  banyak yang menilai sudah baik, sudah sesuai dengan dasar hukum dan payung hukum yang ditaatinya. Tapi kenapa masih ada yang merasa kinerjanya gagal? Mengatakan gagal tanpa argumentasi yang kuat sama saja dia KURANG BERCERMIN. Atau merasa hajat hidupnya tersakiti/disakiti dengan segala kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi-JK?

Pages