habib rizieq

Langkah Kuda yang Sempurna

Saya malah melihat kunjungan itu sebagai langkah positif, terutama pada posisi Wiranto sebagai Menkopolhukam yang notabene adalah perwakilan pemerintah.

Salah satu pemikiran strategis Sun Tzu dalam "the art of war" adalah dekatlah pada sekutumu, tapi lebih dekatlah pada musuhmu. Merapat kepada mereka yang berlawanan sebenarnya adalah senjata yang efektif. Dengan semakin dekat, maka musuh akan semakin sulit bergerak.

Urus Saja Moralmu

Sebagian lagi sibuk menyangkal bahwa itu fitnah. Memang belum terbukti kebenarannya. Meski potongan-potingan puzle itu sudah mulai membentuk mozaik utuh. Tapi mari untuk sementara kita berpraduga tidak bersalah.

Yang mengherankan FPI yang biasanya galak, dikit-dikit lapor, dikit-dikit demo, kali ini cuma sibuk menangkis-nangkis. Sikapnya tumben defensif. Tapi sekali lagi sikap itu juga tidak lantas menjadi pembuktian bahwa kasus itu benar terjadi.

Pantatmu Harimaumu

Sebelum polisi memeriksa kasusnya, Ahok mendatangi Polda Metro. Dia datang dengan kepala tegak. Ini sebagai salah satu ikhtiarnya untuk meredakan kesalahpahaman. Kedatangannya juga untuk menjaga publik dari perpecahan yang tidak perlu. Dia berkali-kali meminta maaf secara terbuka. Tapi su ini terus dijadikan semacam senjata untuk meringkus Ahok. Desakan disuarakan agar Ahok diproses secara hukum.

Tamatnya Petualangan Rizieq Shihab

Begitu juga dengan laporan Setara Institut yang menyebut FPI merupakan pelaku pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan tertinggi di Indonesia. Bahkan sepanjang tahun 2007-2010 FPI adalah pelaku tindakan kekerasan terbanyak di Indonesia dengan 107 tindakan kekerasan. FPI mengatasnamakan ayat suci agama untuk membuat teror dan perusakan dengan jalan kekerasan.

Bendera Putih Habib Rizieq

Karena terus menerus di puja bahwa sudah saatnya ia memimpin negara ini, pongahlah ia. Bahkan ia mengangkat dirinya sebagai Imam besar. Konsep yang aneh di tengah mayoritas muslim bermazhab sunni, karena setahu saya Imam besar itu konsep syiah.

Karena pongah, maka ia menyerang siapapun yang berbeda pendapat dengannya. Ia lupa bahwa ia tidak sedang ceramah di Petamburan, dimana jamaahnya cuman mantuk2 saja. Ia memukul siapa saja didepannya, termasuk polisi dan negara. Jelas mereka melawan..

Pages