Gubernur DKI

Kenapa Masih Heran dengan Anies Baswedan?

 

Anies Baswedan berbahaya karena dia paham sekali daya ledak yang bisa ditimbulkan dari pernyataan-pernyataan rasisnya. Daya ledak tersebut akan dipelihara karena hanya dengan itulah dia mampu mengontrol kekuasaannya. Apakah itu akan merusak tenun kebangsaan yang pernah dikemukakannya adalah soal lain yang mungkin akan dipikirkan atau mungkin juga tidak.

Move On

Ilustrasi

Anehnya, ada sekelompok orang yg nyuruh pencinta Ahok-Djarot move on, tapi mereka tidak bisa move on dari seseorang yg belum pernah memimpin, belum pernah berbuat kebaikan utk masyarakat bahkan belum pernah jadi pejabat pelayan publik. Dengan segala janji, mereka memaksa org lain bahwa orang itu layak jadi pemimpin. Kalau sekedar janji mah, semua tukang kecap mengatakan kecapnya no 1.

Mental Pecundang (Tanggapan Analisis Harsubeno Arif)

Ilustrasi

"PLAYING VICTIM"
Jadi sangat disayangkan Hersu menulis artikel yang terkesan "playing victim" yang mencoba memposisikan Anis dan Sandi adalah pihak yang teraniaya dan akan terus menerus di ganjal. Komentar dia ini nampaknya paralel dengan PKS yang menyalahkan Djarot jika program DP rumah nol persen gagal dilaksanakan.

Surat Terbuka untuk Anies

Ilustrasi

Seperti halnya saya dulu memilih Prabowo ketika Pilpres - meski ternyata Jokowi yang terpilih - saya akhirnya tetap mendukung presiden yang terpilih secara sah dan konstitusional. Dan ternyata Jokowi mampu menunjukkan integritas, kualitas kepemimpinan dan kinerjanya. Tak ada alasan bagi saya untuk tak mendukungnya, bahkan kelak saat pilpres 2019.

"Maling" Mulai Mengintip APBD DKI

Ilustrasi

Kini saat Ahok berhasil disingkirkan, Anggota Dewan yg terhormat bisa leluasa menggunakan anggaran untuk mereka. Meminta kenaikan tunjangan sebesar 20% dari saat ini. Padahal tunjangan anggota dewan di Ibu Kota saat ini mencapai Rp 70 juta. Selain itu, orang2 yg mengatakan dirinya wakil rakyat ini juga meminta tambahan lainnya seperti
- Tunjangan rapat yg dilakukan pimpinan dalam satu kali rapat besarnya Rp 3 juta, untuk wakil Rp 2 juta dan anggota Rp 500 ribu. 

Mengenal Sosok Heru Budi Hartono, Kepala Sekretariat Kepresidenan yang Baru

Ilustrasi

Kebetulan ada wartawan Pos Kota yang dengar kemudian kasus itu diberitakan di halaman utama. Jadilah kami yang tadinya sendirian mendapatkan dukungan dari media dan Pak Heru. Bahkan beliau berikan nomor HPnya ke saya agar melaporkan perkembangan soal BTS itu.

Perjumpaan dengan Ahok

Ilustrasi
Sudah pukul 14.30 dan kami belum juga dipersilakan masuk, oh bahkan rombongan yang datang lebih dulu belum dipanggil. Tak berapa lama kemudian, masuklah penyanyi Ello dan salah satu member Slank, Ridho. Mereka langsung masuk ke ruangan tempat kami akan bertemu tahanan yang dijenguk nantinya. Pukul 14.40, rombongan yang sudah di dalam selama 20 menit keluar. Ternyata isinya personil Slank, kurang Abdee saja, Bunda Ivet pun datang. Slank memang dikenal sebagai salah satu pendukung tahanan ini.

Kebaikan Istri Ahok Tak Berhenti Meski Bukan Istri Gubernur

Ilustrasi

Beliau sering menanyakan kabar bayi saya setelah tahu ia sempat masuk NICU, sama sekali tidak bahas soal kerjaan. Beliau membuka pendidikan lanjut dan karir bagi saya, padahal sama sekali tidak kenal sebelumnya dan saya bukan anak orang penting.

Pages