Gubernur DKI

Jangan Move On, Jangan Berhenti Mendukung

Ilustrasi

Semakin cerewet pemilih, baik mendukung maupun nyinyir, semakin baik, karena ini memberi sinyal-sinyal buat pemimpin bahwa mereka dikontrol rakyat. Pelan-pelan membentuk semacam saringan melahirkan pemimpin. 40 tahun lalu, mana bisa kita nyinyirin sayembara pantofel-nya sandy, mulut comberannya ahok, manut-manut aja dapet pemimpin karut marut kayak apapun.

Anies Baswedan Bertemu Tommy Winata dan Richard Halim

Ilustrasi

Anies Baswedan ikut datang dalam pertemuan makan siang tersebut. Anies datang ke Hambalang atas undangan Prabowo untuk makan siang.

Lewat pertemuan di rumah Prabowo, sepertinya pengembang reklamasi Teluk Jakarta melobi Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan, agar melanggar janji kampanye dengan melanjutkan proyek tersebut.

Gubernur Pribumi Kudet

Ilustrasi

Bahkan di TNI Angkatan Laut, ada seorang Laksamana keturunan Tionghoa yg diakui keberaniannya. Menurut kesaksian Jenderal Besar AH Nasution pada 1988, prestasi John Lie tiada taranya di Angkatan Laut” karena dia adalah ”panglima armada (TNI AL) pada puncak-puncak krisis eksistensi Republik”, yakni dalam operasi-operasi menumpas kelompok separatis Republik Maluku Selatan, Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, dan Perjuangan Rakyat Semesta.

Makna dibalik Statemen Rasis Gubernur DKI Baru Anies

Ilustrasi

3. Anies diberhentikan dari jabatannya sbg menteri pendidikan oleh pak Jokowi, lalu dia merapat ke kubu rival politik pak Jokowi. Sepertinya Anies masih menyimpan dendam karena pemberhentiannya sbg menteri tdk membuat dia dianggap masyarakat sbg menteri yg berprestasi. Lalu dia bersama kubu rival pak Jokowi mencoba menggiring image publik bahwa pak Jokowi tdk pro terhadap pribumi dgn membawa2 issue non pribumi cina.

Pribumi dan Prilangit

 

Anies pernah mengklaim gerakan kakeknya, para Arab banyak berjasa untuk bangsa Indonesia, bahkan lebih dulu dibanding Sumpah Pemuda (1928). Anies dengan santun berbohong. PAI (Partai Arab Indonesia) didirikan kakeknya, AR Baswedan, pada tahun 1934. Bagaimana mungkin mendahului Sumpah Pemuda? Dan mengklaim satu-satu pergerakan yang memelopori gerakan Indonesai Merdeka?

Istilah Pribumi, Anies Baswedan Dan Ancaman Disintegrasi Bangsa

Ilustrasi

malah bikin ribut, memecah belah masyarakat dengan isu yang tendensius.

Ini persis peribahasa Madura: akotak tak atellor (berkotek-kotek tapi tidak kerja), cuma bikin ribut thok! Ahok yang sudah banyak kerja cuma karena terlalu banyak ngomong, akhirnya kena jerat omongannya sendiri. Loh ini belum kerja sudah bikin ribut. Mau bayangkan 5 tahun ke depan seperti ini?

Pages