Gubernur DKI

Veronica Tan

ilustrasi

Ia cantik, pintar, baik hati dan "berkelas".
Ia memiliki selera yang baik dalam bermusik.
Jago bermain cello, piano atau bernyanyi sambil memetik gitarnya.
Ia juga jago berpidato dalam bahasa Inggris.
Kebaikan hatinya pun menawan, sebagaimana penampilannya yang bersahaja tanpa dandanan yang berlebihan.
Ia dikenal begitu penuh perhatian kepada mereka yang butuh pertolongan dan bantuan.

Upaya Sistematis Untuk Tidak Percayai KPU

ilustrasi

Aturan KPU, kepala daerah boleh berkampanye, dengan syarat bukan dihari kerja dan jika dihari kerja harus ambil cuti di hari itu... sehingga kampanye oleh kepala daerah di hari sabtu dan minggu, boleh dan bukan pelanggaran... sementara AB menghadiri acara partai di hari kerja dan tidak mengambil cuti, hanya mengantongi izin dari Mendagri,

Lelaki Rajawali

Ilustrasi

Ketika orang lain menyangka dia sakit hati dan marah pada orang-orang yang menjebloskannya ke dalam penjara, Ahok malah berkata sudah menerima dan memaafkan mereka.

Ketika orang lain menyangka dia patah dan terkulai karena Jokowi memilih Ma'ruf Amin yang fatwanya sangat berperan menjebloskannya ke dalam penjara, Ahok malah ingin berkampanye memenangkan mereka.

Jerih Payah Ahok Wujudkan Kemegahan Lapangan Banteng

Ilustrasi

Semua sebenarnya berjalan relatively lancar. Lalu transisi gubernur terjadi dan akhirnya segala sesuatu jadi sangat pelan, proses jadi sangat birokratis, di lempar kesini sono, seakan akan mau memberi CSR yang nilainya miliaran rupiahpun itu mengemis untuk perhatian pemprov yang baru.

Agama Kental Manis

Ilustrasi

Waktu pilkada DKI juga ada kasus serupa, yakni demo bela agama yang sebenarnya sama sekali tidak mengandung agama, kental muatan politik dan kepentingan, hasilnya masyarakat JKT58 itu tertipu juga dengan produk agama kental manis yang sama sekali tidak mengandung agama, hasilnya mereka di anugerahi gubernur seiman yang ngaku pribumi padahal keturunan timur tengah yang sampai saat ini sudah banyak prestasi, dari rumah DP NOL PERSEN dan modal usaha yang fiktif, trotoar yang di jadikan lapak jualan, parkir liar, becak, pelaya

Pages