Golput

Mengapa Saya Golput?

ilustrasi

Partai bertambah tapi miskin ideologi. Aspirasi membuat partai politik cukup tinggi namun tak berbanding lurus dengan tingginya tawaran ideologi atau perjuangan politik yang ingin diwujudkan. Sebagian besar partai tidak aktif kecuali pada musim pemilihan. Keanggotaan resmi partai sangat rendah. Organisasinya lemah. Kesetiaan kepada partai sangat longgar, baik di kalangan pemilih maupun politisinya.

G O L P U T

ilustrasi

Aku sih orangnya simple dan gak beperan. 
Tujuan hidup jelas ada. 
Tujuanku pas tanggal 17 April 2019 pun ada. 
Ya ke TPS lah. 
Pemilu bagiku bukan lagi soal HAK dan KEWAJIBAN. 
Tapi itu adalah kebutuhan. 
Aku butuh pemimpin yang menurutku bisa kupercaya untuk memenuhi hakku sebagai rakyat, sebagai warga negara di Republik ini.

Golput Hambat Calon Pemimpin Baik Memimpin

ilustrasi

Jadi jika sang pemenang adalah pilihan kami atau pilihan lawan kami, itu adalah berkat suara kami atau mereka. Jika pilihan kami ternyata salah, itu urusan kami. Jika pilihan mereka yang salah, itu urusan mereka. Suka atau tak suka terhadap sang pemenang, kau berandil menyebabkannya, melalui abstainmu.

Pemilu, Hak Atau Kewajiban?

Ilustrasi

Negeri ini lucu. Tidak ada upaya sistematis buat membatasi atau mendiskriminasi pemilih seperti gerrymandering. Pemilu berlangsung di hari libur. Namun tidak juga ada hukuman bagi mereka yang tidak memilih. Di tengah dua kemungkinan ekstrem ini, para pemilih Indonesia berdiri. Bebas dari restriksi maupun penalti. Bisa jadi kita adalah negara yang diberkati dengan kehendak bebas di bilik pemilu. 
Namun nampaknya minimnya konsekuensi membuat kita berpikir terlampau pendek. 
***

Percayalah Pada Jokowi

Ilustrasi

Aku ga akan membiarkan manusia2 serakah yang berteman dengan mafia2...Yang slalu memakai berbagai cara untuk menang bahkan dengan cara paling jahat sekalipun...
Aku ga akan membiarkan manusia2 yang punya niat mengeruk kekayaan negeri ini untuk kepentingan pribadi dan kroni2nya...
Aku ga akan membiarkan anak cucuku hidup di negeri seperti Venezuela kalo Indonesia dipimpin oleh manusia2 maruk yang cuma mikirin diri mreka dan kelompoknya...

Pages