gibran rakabuming

Gibran, Paundra dan Politik Dinasti

Kontroversi pencalonan Mas Gibran menyeruak. Namanya kontroversi, ada yang kontra, tak sedikit pula yang mendukung. Kalangan anak muda Solo yang telah beberapa lama menunggu tampilnya kaum muda untuk tampil dalam kancah kepemimpinan, mendapat angin segar. Komunitas yang Muda Visioner sudah beberapa kali menjaring anak muda melalui sejumlah diskusi untuk memunculkan calon walikota dari kalangan mereka. 

GIbran dan Peluangnya di Solo

Mendelegitimasi atau mengendors itu khas pengamat partisan. Apalagi dengan preferensi tertentu, menghakimi calon. Di situ amatan menjadi sering tidak adil, di samping tidak jujur.

Politik dinasti karena hanya melihat sisi seseorang adalah anak seseorang. Tak melihat bagaimana prosedur, sistem dan mekanisme semua itu berdasar aturan demokrasi. Dalam sistem demokrasi, tidak sebagaimana kerajaan atau pesantren.

Ribuan Loyang Martabak Akan Disajikan untuk Tamu Pernikahan Kahiyang

 

"Mengapa sajian Markobar tampil lagi di pernikahan Kahiyang- Bobby Nasution, setelah sebelumnya di pernikahan Gibran-Selvi juga tampil, karena banyak yang menanyakan ke akun media sosial (medsos) saya,  mereka katanya kangen ingin merasakan Markobar delapan rasa. Jadi martabak dibagi menjadi delapan bagian dengan topping berbeda-beda. Mulai dari cokelat, keju, cokelat merek Van Houten, Oreo, Cadbury, green tea, hingga Chunky Bar," papar Gibran di gerai Markobar kawasan Barat Grandmall, Solo.

Gibran Jokowi Naik Pesawat Ekonomi Tanpa Pengawalan

REDAKSIINDONESIA-Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka siang tadi terlihat naik pesawat Garuda Indonesia dalam 
penerbangan dari Solo ke Jakarta. Dia duduk di kelas ekonomi di deretan nomor kursi 27 di pesawat Garuda yang terbang dari Solo pukul 11.05 WIB dan tiba di Jakarta 12.10 WIB.

Jangan Makan Martabak Anaknya Jokowi!

Sesungguhnya saya terpancing trik duo Jokowi Junior yang bermain cuit-cuitan sehingga memancing portal media mainstream untuk memberitakan mereka. Yaelah, twit balas-balasan mah saya sama mantan dulu sering sekali, twit no mentions apalagi–kalau lagi marahan–tapi nggak pernah diliput media. Ya, bedanya sih itu. Kowe ki anak e sopo. Cuit-cuitan mereka pada ujungnya berakhir pada satu titik: martabak.

Pages