Gerindra

Dalam 3 Tahun Survey, Suara Prabowo Jeblok

Ilustrasi
Sikap-sikap yang dibangun dan ditunjukkan ke publik malah merugikan diri sendiri. Hal ini bias dilihat dari hasil survey elektabilitas Prabowo yang relative stagnan bahkan ada yang malah melorot. Misalnya dalam survey yang dilakukan oleh CSIS di 2015, elektabilitas Prabowo masih 28 persen, kemudian turun menjadi 24,3 persen dan September tahun ini bergerak diangka 25,8 persen.

Tembus 1 Juta KTP Dukungan Ahok, Mari Pasang Hastag #SeretHabiburrahmankeMonas

Oleh : Mawalu

Saat ini KTP dukung Ahok sudah tembus lebih dari 1 juta KTP. Dari sejuta lebih KTP dukung Ahok itu termasuk KTP Mawalu dan istri.

Perayaan kemenangan telah dilaksanakan, semua pihak happy, baik itu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, para pendukung Ahok diseluruh dunia, Teman Ahok, dan para parpol pendukung pun telah mengucapkan selamat, tak terkecuali Sandiaga Uno.

Budi Waseso Ikut Pilkada, Siapa Yang Untung dan Rugi?

Oleh : Susy Haryawan

Makin ramai dan makin riuh rendah pilkada DKI. Bakal calon saling menjual diri baik dengan pantas ataupun tidak. Belum lagi parpol pelaku utama, yang merasa tersingkir juga mulai gerah dan panas sebentar, menggigil kedinginan. Berlomba-lomba menyatakan mau mengusung si A atau si B, dan kadang ada yang membantah baik oleh bawahan atau atasan dari parpol yang sama.

Prabowo Penantang Terkuat Ahok dalam Pilgub DKI?

Ilustrasi

Ibarat seorang petinju, Ahok telah ditempa oleh latihan amat keras. Bahkan ia sendiri memukul dirinya, membenturkan kepalanya, untuk menguji sejauh mana daya tahannya. Dan memang ia berhasil. Ahok muncul di arena pertarungan tinju dengan skill hebat, daya tahan kuat, mental baja, lihai dan cerdik bertarung. Otot Ahok pun kekar, didukung otak encer dengan kombinasi wajah dan suara garang. Dengan modal itu, Ahok pun pun sukses naik kelas dari seorang petarung tinju kelas bulu, menengah dan sekarang kelas berat selevel dengan Jokowi.

Pages