Freddy Budiman

Penuturan (Alm) Freddy Budiman Soal Pemberantasan Narkoba Jaman Jokowi

Ilustrasi

Berikut beberapa Prestasi Buwas saat menjabat Kepala BNN:

Tahun 2016 sebesar 6,2 ton ganja disita. Belum lagi heroin, morfin, kokain, hashish,dan benzodiazepine.
Di periode itu BNN menangani 807 kasus dan menangkap 1238 tersangka.
BNN juga berhasil mengungkap 46 jenis narkotika baru. Sebanyak 18 jenis di antaranya telah terlampir dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Pernyataan Haris Hilangkan Kepercayaan kepada Lembaga Negara

REDAKSIINDONESIA-Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Budi Waseso  mengatakan, pernyataan yang disampaikan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) soal pengakuan Freddy Budiman, telah mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

 

Berdasarkan informasi yang diungkapkan Haris, Freddy menyebutkan ada keterlibatan oknum BNN, TNI dan Polri dalam bisnis yang dijalankannya.

Beredar Pengakuan Freddy Budiman Setor Rp 450 Miliar ke Pejabat BNN

REDAKSIINDONESIA-Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) Haris Azhar mengungkap rahasia bisnis narkoba terpidana mati Freddy Budiman. Cerita itu ia dapatkan saat mengunjungi Freddy di Lapas Nusa Kambangan pada 2014 lalu. Lantas Haris membuka tabir gelap itu pada Kamis malam, atau sehari sebelum Freddy dieksekusi mati pada Jumat dini hari, 30 Juli 2016.

Benarkah Malam Ini Brimob Dorr 14 Terpidana Narkoba?

Freddy Budiman

Redaksiindonesia - Upaya pemberantasan narkoba bagi Indonesia ternyata tidak hanya berjalan dilapangan baik bagi pelaku, konsumen, pengedar dan lainnya. Namun juga bagi para terpidana yang sudah memiliki hukuman inkracht untuk di eksekusi mati berdasar putusan sidang. Setidaknya di jaman Jokowi sudah 2 kali eksekusi hukuman mati pada para terpidana narkoba dan malam ini diprediksi eksekusi pada 14 narapidana makin mendekati.

Pages