FPI

Hari-Hari Kelam Abib Rijik

 

Jika Kapolda Jabar menyebut demo massa yang dipimpin Abib Rijik lebay, maka menurut saya Kapolda Jabar cemen, karena Kapolda mengkhawatirkan pencopotan Jabatannya jika menindak FPI, menurut saya mana mungkin Pak Tito memecat anda, karena Anda dan Pak Tito itu satu gerbong di Kepolisian, lagipula kasusnya jelas Pancasila sudah dihinakan. Seharusnya Kapolda Jabar balik menantang organisasu eFPeI yang bubar atau saya Kapolda Jabar yang dicopot, kan seru jadinya,..

FPI Mem-Babi-Buta

Oleh: Kajitow Elkayeni
 

Hari-hari genting terakhir ini, Indonesia terus mengalami guncangan. Setelah pengerahan massa dalam jumlah luar biasa, letupan-letupan kecil terjadi di mana-mana. Saya tak ingin berasumsi. Ada banyak indikasi, terlalu banyak kemungkinan mengenai siapa di balik semua ini. Apakah ini berkaitan dengan politik busuk Pilkada DKI Jakarta? Ataukah oknum korban penegakan hukum yang terdesak karena terus dibabat Jokowi? Semua berpeluang, dan mungkin.

Presiden Undang Makan Kyai Said Aqil, Kenapa Rizieq Tidak?

Oleh : Anisatul Fadhilah

Dua hari lalu (11/1/17), Presiden Joko Widodo mengundang Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siraj di Istana Merdeka, Jakarta. Sudah menjadi rahasia umum, jika jokowi sering berdiplomasi di atas meja makan. Setelah sebelumnya ketua parpol, kini giliran ormas Islam dari NU.

Menurut kyai Said, ia diundang ke istana untuk membahas Islam radikal yang mulai merongrong masyarakat Indonesia.

Pak Anies, Saya Menyesal (Efek Anies Datangi Markas FPI)

Ilustrasi

Oleh : Tsamara Amany

Saya bahkan tidak tau harus memulai bagaimana. Tapi saya ingin katakan bahwa salah satu alasan saya memilih Universitas Paramadina dibanding universitas swasta lainnya adalah Anies Baswedan. Waktu itu tahun 2014, tahun di mana Pilpres berlangsung, tahun di mana Jokowi memenangkan pertarungan politik.

Pages