Fitnah

Ilmu Terbatas Biasanya Memaki

Ilustrasi

Rasulullah SAW dihina begitu tidak pernah marah. Hati Beliau jauh lebih putih untuk sekedar beraksi balas menghina. Bahkan sekelas malaikat pun menawarkan bantuan kalau mau bantu dihancurkan kaum itu. Tapi Beliau menggeleng.

Kalau sekelas kita kok dihina dan bersabar, memang tidak ada malaikat yang menawarkan pembalasan. Tapi Allah SWT yang kasih tawaran menarik, yaitu BARTER.

Mengapa Saya Jadi Target Serangan Kelompok Radikal

Ilustrasi

Saya tidak akan main aman, kalau main aman, saya berpolitik seperti yang lain-lain. Main aman karena takut diserang, dibully, yang mungkin juga main aman dan takut karena punya kesalahan. Bagi saya perjuangan melawan radikalisme dan politisasi agama tidak cukup di luar sistem dan hanya dari pihak masyarakat sipil saja (seperti yg saya lakukan sebelum ini). Perlu dilanjutkan dengan adanya kebijakan dan peran Negara untuk melawan radikalisme ini (selain Negara juga melayani rakyat, mencerdaskan, menciptakan lapan

Habib Ali Al Jufry, Amien Rais dan Takfirisme Indonesia

Ilustrasi

Petuah ini seakan pas dengan kasus-kasus di negeri ini. Menggunakan masjid untuk kampanye politik kekuasaan dan provoksi. Mengutib ayat-ayat dan jargon-jargon agama demi kepentingan politik kekuasaan dan kelompoknya.

Dikotomi Partia Allah dan Partai Syaiton dalam kampanye politik-kekuasaan. Padahal yang diusungnya serta lawannya bisa jadi sama-sama partai Syaiton.

Saatnya Jokowi Menjawab

Ilustrasi

Usang sekali bila di era kompetisi global seperti ini belum bisa bersaing secara sehat, atau adu gagasan, malah menerapkan politik identitas yang berujung menyesatkan rakyat. Betapa tidak Indonesia yang berhutang sejak era orde lama, dan ratio hutang terbesar ada di era SBY, tapi justru Jokowi yang disebut raja hutang. Isu bocor 1000 trilliun pertahun diulang lagi, padahal yang benar 11 ribu trilliun uang pengusaha yang disimpan di luar negeri.

Pages