Dukung Jokowi

Saya Tak Mengagumi Kiai Ma'ruf Tapi Tetap Dukung Jokowi

 

Nah, Kiai Ma'ruf Amin ini adalah keturunan Syaikh Nawawi itu. Jadi, dari segi genetik, "darah keulamaan" Kiai Ma'ruf tidak diragukan lagi karena mengalir dari kakek-buyutnya yang hebat itu. Dengan kata lain, keulamaan dan kesantrian Kiai Ma'ruf itu 100% ori, bukan "KW 12" kayak cawapres dari "kubu RT sebelah".

TGB Calon Wapres Jokowi

Ilustrasi

Hanya Anies dan Gatot yang bisa mengobati sakitnya tendangan telak pemilih rasional di batok kepala PKS. Saat ini PKS mendapat tekanan keras baik dikubu internal mereka yang mulai menyalahkan Mardani sebagai terlalu kegenitan mengkampanyekan 2019 ganti presiden tanpa platform yang jelas. Anies dan Gatot bisa menjadi viagra bagi PKS untuk menegakkan kembali syahwat politiknya yang nyaris impoten dengan mengusung isu agama.

Tuan Guru Bajang Dan Uniknya Dunia Cebong

Ilustrasi

Lihat saja komentar miring terhadap TGB, yang lucunya komentar miring itu dulunya dilontarkan oleh barisa yang dulunya kerap memujinya. Misalnya Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang kemudian mencoret dari daftar calon presiden yang direkomendasikan oleh organisasi alumni aksi 212 ini, setelah menyatakan dukungan kepada Joko Widodo.

TGB Dan Tagar Ganti Sempak

Ilustrasi

Perkara aqidah itu relatif hitam putih, tidak ada banyak kelenturan disana. Sedangkan politik itu perkara yang abu-abu, diselingi dengan warna-warninya, kadang diselingin dengan pragmatisme, koalisi yang amat cair, disana tegang, disini senang, atau sebaliknya. Tidak sepantasnya menghukumi perkara pilihan politik seperti ini dengan jotosan, "Jangan gadaikan Aqidahmu". Ini tentu sangat berlebihan, dan hanya kaum takfiri, kaum yang mudah mengkafirkan orang, yang melakukannya.

Pages