dukun

Permadi, Antara Klenik dan Halusinasi

Permadi adalah contoh nyata dari pelawak politik yang diberikan panggung oleh rakyat dan digaji negara. Sejak dia menjadi politisi PDIP lalu tersingkir kemudian merapat ke Partai Gerindra, tidak satupun saya melihat karya nyata dari kakek tua ini untuk bangsa dan negara. Yang sering saya lihat hanya sensasi komikal yang dikemas dengan kembang setaman dan asap kemenyan. 

Antara Dokter dan Dukun

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Apa sih sebetulnya perbedaan mendasar antara dukun dan dokter? Kenapa sejumlah kelompok agama, dalam Islam misalnya, menganggap haram dan musyrik (menyekutukan Tuhan) jika mendatangi dukun sementara oke-oke saja kepada dokter? Jika mempercayai dukun dianggap sebagai "menyekutukan Tuhan", bukankah semestinya mempercayai dokter juga sama? Kenapa "menggantungkan hidup" kepada dokter dianggap halal, sedangkan "menggantungkan hidup" kepada dukun dianggap haram?

Pages