DPR

Koruptor Yang Terhormat

Ilustrasi

Pencopet dan penjahat jalanan hampir rata2 adalah pengangguran. Jika tidak memiliki modal dan skil, saat selesai masa tahanan akan menimbulkan masalah baru. Biasanya perusahaan akan meminta SKCK pada setiap calon karyawannya, jika ada catatan kriminal, bisa dipastikan masa pengangguran mantan copet akan panjang bahkan mungkin kembali menekuni profesi lama sebagai ahli copet.

Para Penebar Hoax TKA China

Ilustrasi

4. Berdasarkan angka 3 diatas, maka bisa dimaklumi jika ada yg pernah ke Morowali lantas bertemu banyak orang/TKA China karena memang jumlahnya ada 2.500. Tapi jelas merupakan kebodohan, kecerobohan bahkan mungkin bisa jadi adalah kesengajaan niat buruk, apabila menyebarkan informasi bahwa TKA China jutaan atau TKA China menguasai Indonesia. Orang-orang seperti ini harusnya ditangkap karena menyebarkan fitnah keji, apalg jika profesinya ASN/PNS. 

Novel Bamukmin dan Dusta MCA

Ilustrasi

"MCA Tidak Menyebar Hoax"
Itu kata pertama yang ingin saya klarifikasi. Jadi begini cung yang paling bereman sedunia ghaib, kalau MCA tidak menyebar hoax, lalu kenapa setiap kali saya melihat akun-akun MCA, PASTI ada postingan hoax entah tentang PKI, pemerintahan dan lain sebagainya. Ah, mungkin cung Novel sedang bergurau... mari kita tertawa bung ha...ha...ha

Teka Teki Korupsi Fachri Hamzah

Ilustrasi

Mantan anggota Badan Anggaran DPR itu berjanji akan membuktikan jika Fahri Hamzah melakukan korupsi dengan bukti-bukti yang dirinya miliki. Nazaruddin mengklaim bukti yang dirinya pegang sudah cukup untuk menjadikan Fahri Hamzah sebagai tersangka, mulai dari proyeknya, penyerahan uang tersebut, sampai total uang yang diterima Fahri Hamzah.

Revisi UU MD3, Anggota DPR Maunya Apa?

Ilustrasi

Jika revisi UU MD3 ini tidak kita lawan--dengan mengajukan judicial review pada Mahkamah Konstitusi tentunya--, dan MK tidak menolak revisi UU MD3 ini, maka saya khawatir yang terjadi ke depan adalah semakin kokohnya kekuasaan anggota-anggota DPR. Sedangkan kita semua telah tau, sampai saat ini anggota-anggota DPR itu belum melaksanakan fungsi dan tugas-tugasnya secara maksimal, bahkan yang terkesan selama ini mereka hanya suka membuat gaduh suasana politik kebangsaan dan kenegaraan saja.

DPR Tak Bisa Dikritik Lagi

Ilustrasi

Lalu menurut survey Global Corruption Barometer (GCB), DPR adalah lembaga terkorup di Indonesia. Apakah rakyat hanya bisa nonton semua ini? Bagaimana pula dengan anggota dewan yang sering bolos? Yang tidur saat sidang, yang tertangkap karena Narkoba, dst. Yang pasti, hingga akhir 2017, dari 52 rancangan undang-undang, baru bisa menyelesaikan 6 RUU, dan 11 UU yang tak perlu pembahasan.

Pages