DKI Jakarta

Inilah 14 Program Reformasi Birokrasi Ahok

Oleh: Syafiqul Kholqi

Sebagai gubernur petahana Basuki Thahaja Purnama (Ahok) memiliki sejumlah program yang jelas dan inovatif. Meskipun dirinya ditersangkakan sebagai penista agama, hal itu tidak mengurungkan niatnya untuk tetap memperbaiki birokrasi di pemerintahan. Program visi dan misinya menjadi gubernur DKI Jakarta dinilai cukup signifikan di berbagai sector terutama untuk mereformasi birokrasi di pemerintah daerah.

Aku Padamu, Pak Anies..

Oleh : Denny Siregar

Pak Anies yang terhormat,

Sejak pernyataan bapak bahwa sungai Jakarta bersih karena rancangan Fauzi Bowo, saya ini sebenarnya diam2 mengagumi bapak. Bapaklah - menurut saya - orang yang tepat untuk melawan Ahok.

Bapak mampu melakukan hal2 kontroversial yang lebih gila dari Ahok. Dan hebatnya, menjadi pembicaraan dimana2, mengisi headline media2 online. Saya harus angkat topi dan terimalah salam hormatku ini.

Semua Karena Fauzi Bowo

Oleh : Denny Siregar

Saya setuju dengan pendapat pak Anies kali ini..

Memang kita tidak boleh lupa untuk memberi apresiasi apa yang sudah dilakukan Fauzi Bowo. Karena sebenarnya Fauzi Bowo sudah merancang semuanya.

Mungkin sejak lama bersihnya sungai Jakarta dirancang dengan apik dan tertata oleh Fauzi Bowo. Dan untuk itu, Fauzi Bowo juga sudah merancang untuk menggusur kampung2 pinggir kali, supaya tidak ada lagi kekumuhan yang membuat aliran sungai tidak berjalan.

Ahok yang Suka Bagi-bagi Dana Operasional

Oleh : Prof. D.r Sutan Remy Sjah

Tak ada Gubernur di daerah lain yang punya dana operasional rata-rata hingga Rp. 5 Milyar per bulan kecuali Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (AHOK). Dana operasional Gubernur ini adalah mutlak wewenang dan hak dari AHOK dalam menggunakannya untuk keperluan apapun juga terkait dengan pelaksanaan tugas sebagai kepala daerah.

Profil Gubernur DKI Jakarta dari Henk Ngantung Hingga Ahok

REDAKSIINDONESIA-Basuki Tjahaja Purnama cukup mujur. Setelah  Joko Widodo resmi memenangi Pemilihan Presiden, dia pun secara otomatis naik jabatan dari wakil Gubernur menjadi Gubernur DKI Jakarta. Tepat pada 19 November 2014, Ahok dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ahok, begitu sapaan akrabnya, tidak perlu susah payah untuk menempati posisi itu.

Ahok, Jakarta, Singapura dan Visi Ahok

Oleh :Lutfi Bakhtiyar

Mungkin sudah kodrat saya dan sampeyan, masyarakat pribumi asli Indonesia diberikan otak kecil dengan emosi yang besar hingga kurang pandai menghitung masa depan.

Ketika teman Ahok ditangkap, masyarakat maklum bahwa keduanya akan melakukan aktivitas politik seperti yang pemerintah Singapura tuduhkan. Sayapun mengamini dengan membaca berita sambil lalu.

DKI Jakarta Bakal Kasih Gaji Guru Mengaji

REDAKSIINDONESIA- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana menggelontorkan dana bantuan yang sifatnya hibah bagi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di DKI Jakarta. Dana tersebut nantinya digunakan untuk menggaji guru mengaji yang dikelola oleh DKM.

Tujuannya adalah untuk mendorong para guru mengaji fokus membina dan menanamkan ajaran agama kepada anak-anak sejak usia dini.

Pages