DKI Jakarta

Anies, Jokowi dan Jembatan Indiana Jones

Ilustrasi

Ketiga, setiap jembatan atau jalan yang dibuat atas inisiatif warga, jika kondisinya seadanya, memprihatinkan atau bahkan membahayakan hanya karena tidak mau jalan lebih jauh, maka bukan menjadi tanggungjawab pemerintah setempat. Dan tidak bisa pula menyalahkan pemerintah, telah membiarkan ada jembatan gantung yang reot tanpa menjadikannya permanen. Sebab setiap pemkot telah memiliki peta tata ruang sendiri yang telah menjadi wewenang sepenuhnya pemkot atau pemda.

Yang Sejati dan Pencitraan

Ilustrasi

Watak pemimpin sejati sebagaimana Ahok dan Jokowi sebenarnya bisa ditiru, tetapi bagi yang sudah rusak jiwanya sungguh akan sulit menirunya. Ia tak kan memperoleh kebaikan apapun selain tatapan-tatapan mata kosong dari orang-orang yang putus asa karena muak dengan janji-janji palsunya. Kelak orang-orang yang berjiwa kotor seperti ini akan dihukum oleh rasa penyesalannya sendiri, dan seluruh harta benda maupun riwayat pangkat dan kedudukannya akan menghantui dirinya.

Keputusan Berani Jokowi dan Ahok Saat Jabat Gubernur DKI

Ilustrasi

Proyek renovasi besar-besaran di Senayan dan GBK dimulai tahun 2016 dan selesai akhir 2017

Sebelumnya, tengah tahun 2016, pembangunan spektakuler simpang susun Semanggi dimulai. Simpang ini selesai pada Agustus 2017.

Lalu awal 2017 dimulai pembangunan 6 proyek di alinea pertama di atas

Kontrak Politik Anies Sandi

Ilustrasi

Setelah ini, maka siapa yg akan merapihkan nya kembali ? Ahok ? Pak Jokowi ? Atau ada pejabat lain ? 
Rasa-rasanya mereka pun enggan membenahi dan kejadian lah Ibu Kota Negara pindah ke yang menurut Issue akan pindah ke Palangkaraya - Kalimantan.

Begini lah potret di negara kita dimana nafsu dan ego mengesampingkan kepentingan rakyat banyak dan kemajuan suatu negara.

Dibohongi Pake Anies Baswedan

Ilustrasi

"Mungkin itu cara Tuhan menyayangi negeri ini dengan mengamankan Jokowi. Karena target kelompok ini sebenarnya adalah Jokowi. Ahok hanya sasaran antara. Dan seandainya Ahok yang menang, gejolak itu takkan berhenti bahkan mungkin berlanjut hingga saat ini. Lha wong Ahok sudah dipenjara masih ada acara reuni? Sekaligus ini pelajaran bukan hanya buat warga (pemilih) DKI agar kedepannya lebih menggunakan akal sehat.

Efek Bagi Asian Games 2018 Jika Jakarta Dikelola Asal-asalan

Ilustrasi

Case yang kedua itu terjadi karena kehendak gubernur baru pada November lalu untuk mengubah desain. Gubernur baru ingin trotoar mengakomodasi PKL, juga membuat motor kembali bisa lewat di Thamrin.

Akibatnya, penataan dan pelebaran (8-12 m) trotoar itu sudah molor hampir 3 bulan. Saya tidak yakin dalam waktu 7 bulan akan selesai.

Polemik Sumber Waras, Antara Kemanusiaan Vs Kebencian

Ilustrasi

Kemudian bandingkan cara gabener dan wagabener memperlakukan ribuan penderita kanker. Mereka bertingkah seperti pendukungnya yang mengusir mayat dari masjid. Keduanya membiarkan kondisi RS Dharmais dan RSCM sesak dipenuhi penderita kanker. Mereka yang antri menahan sakit. Berkejaran dengan waktu menahan kanker menjalar agar nyawanya tidak terenggut begitu saja.Hanya karena terlalu lama antri.

Pages