dina sulaeman

Gelembung Sabun dari Utara

Di awal konflik, Hamas yang yang bertahun-tahun diberi perlindungan (diberi kantor di Damaskus, disuplai logistik) justru berkhianat. Sebelum perang, ada lebih dari setengah juta pengungsi Palestina di Suriah (data UNRWA), mereka dilayani sama seperti warga asli. Hamas mendukung penggulingan Assad dan bergabung dengan milisi teror. Alasannya, karena Hamas lebih memilih bergabung dengan sesama Ikhwanul Muslimin, daripada bergabung dengan poros resistensi anti-Israel. Ironis, padahal Palestina sedang dijajah Israel.

Mengapa Turki Menyerang Suriah?

Pertama, yang ada di Idlib itu, tak lain, milisi bersenjata (alias "mujahidin", alias teroris). Mereka awalnya tersebar di berbagai wilayah Suriah. Dalam operasi pembebasan wilayah-wilayah Suriah dari tangan para teroris, pemerintah Suriah memberikan tawaran: terus perang atau menyerah. Para teroris menyerah dan minta dievakuasi ke Idlib. 

Pembantaian dan Industri Kebencian

Bahkan anak-anak sekolah pun turut serta dalam gerakan empati massal yang luar biasa ini dengan beramai-ramai menarikan Haka secara amat khusyuk. Haka adalah tarian tradisional suku Maori, menyimbolkan duka cita sekaligus kemarahan pada kebiadaban itu. Terbayangkah Anda, anak-anak SMA kita bisa secara spontan melakukan gerakan empati seperti itu saat beberapa gereja Surabaya dibom oleh simpatisan ISIS?

Roger Waters dan Kesadaran sebagai Manusia

 

Waters merespon Paskal dengan menyatakan (di depan penontonnya) bahwa WH adalah “organisasi abal-abal yang muncul untuk menciptakan propaganda bagi ‘jihadist’ dan teroris. ... Jika kita mendengar propaganda Paskal, WH, dan lainnya, kita akan terdorong untuk mendukung pemerintah kita mengebom rakyat Suriah. Ini akan menjadi kesalahan besar bagi kita sebagai manusia.”

Pages