dimas supriyanto

Agama Tanpa Akhlak dan Budi Pekerti

Padahal, produk akhir dari agama adalah akhlak – Umat Islam menyebutnya “Akhlakul Kharimah” yang artinya "Akhlak yang Mulia" – tercermin dalam kata kata, penampilan dan perilaku, sebagai menjadi modal pergaulan dengan orang lain dengan umat lain.

Anda shalat, puasa dan berhaji itu hak dan kewajiban pribadi Anda kepada Allah SWT. Urusan pribadi Anda - urusan kamar Anda. Habluminallah.

Tak Ada Lagi Kerumunan Warga di Balaikota

 

Kini balaikota sunyi senyap layaknya gedung ‘Stad Batavia’ di awal pendiriannya dulu, di zaman Pemerintahan Hindia Belanda, dimana pejabat setingkat ‘Gouverneur General’ berkantor di sana. Simbol kekuasaan yang kukuh dan angker. Tidak ramah sebagaimana zaman Basuki Tjahaja Purnama.

Karena Gubernur Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama sudah tidak berkuasa di sana.

Mengislamkan Jawa dan Menjawakan Islam

 

Karena itu, bisa dikatakan nyaris semua agama yang datang ke Jawa mengalami ‘pen-Jawa-an’ atau ‘Jawanisasi’ - yang dalam istilah akademis disebut ‘Sinkretisme’.

‘Sinkretisme’ adalah suatu proses perpaduan dari beberapa paham-paham atau aliran-aliran agama atau kepercayaan. Pada sinkretisme terjadi proses pencampur-adukkan berbagai unsur aliran atau paham, sehingga hasil yang didapat dalam bentuk abstrak yang berbeda untuk mencari keserasian, keseimbangan.

Jokowi, Ba'asyir dan BTP

 
Menghitung sebuah ‘move’ politik, yang pertama-tama perlu kita amati adalah: Siapa yang paling diuntungkan dengan 'move' itu? Nah, ini yang sering dilalaikan para pengamat politik. Jawabannya sebenarnya mudah saja: Yuhril Ihza Mahendra. Pembebasan Ba'asyir sebenarnya adalah hadiah untuk YIM, sesuatu yang memang sudah dijanjikan kepadanya ketika berbalik mendukung capres nomor urut 1
 

Cerita Dukun Soeharto, Kejawen dan Guru Spriritual

 

Soedjono Humardani (1919 – 1986) yang juga mertua dari Fauzi Bowo (Gubernur DKI Jakarta) adalah sahabat Soeharto sebagai sesama prajurit. Bersama Djono - panggilan akrab untuknya - Soeharto sering mendatangi tempat tempat keramat. Keduanya mengoleksi hampir semua pusaka dan benda benda kramat dari berbagai wilayah Nusantara. Kalau pusaka dari Mataram dan Majapahit - negeri leluhur Soeharto - jangan ditanya lagi.

Koh Ahok, Gusti Allah Boten Sare

Saya mau mengabarkan sementara ini, bahwa orang orang yang pernah mendzalimi Koh Ahok, selama ini, tumbang satu per satu. Mereka sudah dan sedang ‘Ngunduh Wohing Pakarti’

Saya masih ingat kata penutup di pengadilan Ko Ahok saat menyampaikan pleidoi sebanyak enam lembar, yang disusun sendiri yang berjudul "Tetap Melayani Walau Difitnah" .

Pages