didi kempot

Selamat Jalan, Manusia Bersahaja

Ambyar...yang berarti jatuh tercerai berai berkeping-keping, berpisah-pisah tak terkonsentrasi lagi adalah bahasa Jawa yang mendadak populer di seluruh pelosok Nusantara setelah dijadikan lagu oleh almarhum Didi Kempot ini, hingga memunculkan komunitas baru yang bernama komunitas Sobat Ambyar, yang keanggotaannya mencapai puluhan ribu orang dan mungkin bisa jadi jutaan orang. 

Agama Didi Kempot

Gus Dur pernah berujar, (kira-kira begini) “Jika engkau melakukan perbuatan baik, orang tidak akan menanyakan apa agamamu.” Tapi, kalau masih ada juga yang nanya gituan, cem-mana Gus? Saya jengkel dengan pertanyaan kek gitu itu. Mungkin karena sejak dulu diajari orangtua saya, untuk tak menanyakan apa agama seseorang, apalagi secara terbuka, di depan umum.

Kabar Duka Itu

Sebenarnya saya bukan penyuka lagu campursari. Saya bukan penutur bahasa Jawa sejak lahir, sehingga awalnya saya asing dengan irama dan syair-syair lagu campursari. Ini masih ditambah, saya kurang suka pada tabuhan gendang dalam suatu lagu. Namun seiring berjalannya waktu, seiring makin terbiasanya saya mendengar langgam Jawa, saya mulai menyuka lagu-lagu legendaris seperti Mawar Biru, dan tentu saja Sewu Kutha serta Stasiun Balapan. Dua yang terakhir karya Lord Didi.

Tribute to Didi Kempot: Kapusan Janji

Didi Kempot terkenal figur yang berjiwa sosial tinggi. Beberapa waktu lalu Didi Kempot melalui Rumah Amal Didi Kempot dikabarkan memberikan sumbangan sebesar Rp 2,092 milyar untuk penanganan penyebaran Covid-19 yang disalurkan melalui PBNU. Selain itu Didi Kempot juga seorang pendonor darah yang aktif. Sampai saat ini sudah tercatat 143 kali mendonorkan darahnya

Ambyarisme Didi Kempot di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggal search di medsos mulai dari FB, Twitter sampai Instagram. Akun sang mantan dengan foto-foto selfie. Lagi shopping, atau lagi hang out di cafe, atau lagi berlibur minimal di Bali.

Atau bahkan di Korea dengan Bojo Anyar (Pasangan Baru) nya pun bertebaran di sana. Tinggal sampean kuat apa nggak menerima kenyataan.

Namun demikian Didi Kempot dengan lagu-lagunya yang bikin AMBYAR sesungguhnya tidak sedang bercerita soal patah hati secara letterlijk.

Pages