Dialog

Belajar Debat Dari Prof Mahfudz MD Dan Para Pengkritiknya

ilustrasi

Hasil debat spt itu, tentu saja, hanyalah kebisingan yang bertalu-2 di ruang publik yg makin digemakan oleh media dan medsos. Dari kebisingan tsb tak mungkin muncul pencerahan, tetapi hanya peluang politisasi debat dan/ atau tuntutan tak 'nyambung' spt MMD harus minta maaf, pencabutan gelar, dll.

Arus Radikalisme Di Indonesia, Menyusup Dalam Pilpres

ilustrasi

Oleh karena itu siapapun yang pemikirannya melemahkan NU, mensuport gerakan puritanisme Islam akan saya lawan. Lawan dengan pemikiran dan akademik bukan dengan gelut dan senjata. Kita manusia bukan harimau yang berantem dengan cakarnya, atau serigala yang menerkam dengan taringnya.

Bounded Rationality

Ilustrasi

Herbert Simon menambal celah lain dari teori klasik Smith. Kompetensinya adalah psikologi kognitif organisasi. Menurutnya, manusia tidak pernah bisa benar-benar menjadi makhluk rasional, dalam arti membuat keputusan dengan tujuan maksimisasi keuntungan. Pada kenyataannya, perilaku dan kognitif manusia terbatas dalam membuat keputusan rasional. Konsep ini disebut dengan bounded rationality (rasionalitas terbatas).

Siapa Abdul Qadir Hasan Baraja, Narsum Dialog Di Azzikra

Ilustrasi

Kemampuan militer diperhitungkan mencapai angka 1 resimen. Kamp latihan berlokasi Gudang Angin, Lampung. Strategi yang dilakukan oleh faksi ini dipakai adalah syariah tanzhim (gerakan dakwah terbuka). Sementara taktik yang digunakan adalah askariah bertahan dan sosialisasi dakwah. Pelatihan-pelatihan yang sering dilakukan di daerah konflik dan gunung-gunung.

Santri Aswaja VS Mahasiswa Wahabi

Ilustrasi

Santri Aswaja : kata di mana menanyakan tempat, sedangkan Allah tidak membutuhkan tempat. karena tempat adalah makhluk sedang Allah ada sebelum makhluk. Jika abang mendengar raja menduduki wilayah Majapahit artinya sang raja menguasai wilayah itu bukan menduduki seperti abang duduk di kursi. Jika kamu berkata pada istrimu, “kamu selalu ada dalam hatiku” bukan berarti istrinya masuk kedalam hatimu. mana bisa?.

Ketika Mengkritik Ustadz

Ilustrasi

Dari dua kasus di atas, mana yang lebih terhormat? yang mengajak dialog atau yang langsung menganiaya?

Mengapa yang mengajak untuk dialog yang dipersekusi? sementara yang menganiaya, polisi yang turun tangan untuk memburu pelaku dan penangkapnya, mengapa bukan orang-orang yang mengklaim diri sebagai pembela ulama yang lebih dulu mengejarnya?

Pages