denny siregar

Anies Kurang Gila

Oleh: Denny Siregar
 

Seorang teman pernah bertanya, "Kenapa Anies Baswedan tersingkir dari kabinet Jokowi ?"

Saya sempat tidak bisa menjawab karena keputusan itu ada di tangan Jokowi. Dialah yang tahu kriteria panglima2 yang dia harapkan.

"Anies kurang gila.." Begitu jawabanku sambil menyeruput kopi di malam hari. "Anies bagus, tapi Jokowi tidak hanya butuh orang bagus, dia butuh orang gila.."

Ketika Hidupmu Begitu Berat

Oleh: Denny Siregar
 

"Terus aku harus bagaimana ?"

Temanku mengeluh didepanku. Ia terlilit hutang yang buatnya begitu besar. Ia bercerita panjang. Cerita yang sama dari waktu ke waktu tanpa ada perubahan.

Terkadang aku berfikir, bahwa banyak orang sebenarnya menceritakan masalahnya ke orang lain hanya untuk mendapat simpati, bukan untuk mendapat solusi. Ia hanya butuh pendengar bukan pemberi jalan keluar.

Negara Itu Bernama Iran

Oleh: Denny Siregar
 

Dari semua negara Islam, yang paling saya suka adalah Iran...

Iran sebenarnya adalah contoh terbaik bagaimana seharusnya model negara Islam itu.

Puluhan tahun lalu, Iran adalah negara dengan sistem kerajaan dan dipimpin oleh seorang Syah dan diperkosa baik mental maupun sunber daya alamnya oleh Eropa. Perubahan Iran dimulai ketika terjadi pemberontakan tahun 1979 yang terkenal dengan nama Revolusi Islam.

Memori Tahu Isi

Oleh: Denny Siregar
 

"Status renungan yang sering ku buat itu bukan untuk menasehati orang lain.."

Saya mengambil secangkir kopi dan - horee - ada tahu isi yang tersedia lagi di meja. Bu warkop rupanya sudah sadar bahwa dia khilaf menuduhku tidak bisa membayar hutang2 di warkop yg sudah berusia 2 tahun 6 bulan itu. Belum 3 tahun nagihnya sengit amat..

Bunda Teresa di Neraka

Oleh: Denny Siregar
 

Iseng dengar ceramah radio, ada pertanyaan tentang bunda Teresa. “Apakah bunda Theresa masuk surga ?”

Dan dijawablah oleh si penceramah bahwa bunda Teresa tidak mungkin masuk surga dikarenakan ia kafir.

Saya jadi teringat sekian tahun lalu, ketika awal2 dalam pencarian agama.

Saya mengikuti pengajian yang -maaf- sangat membosankan. Berasa berat mata ini mendengar ceramah tingkat dewa, maksudnya yang bicara itu seorang dewa karena ia selalu membahas surga dan neraka.

Pages