denny siregar

Kenapa Djarot Dikirim ke Sumut?

 

“Itu strategi untuk meredam Sumatera Utara..” Kataku sambil mengaduk kopi panasku.

“Ahhh, harusnya Maruarar Sirait yang jadi Cagub PDIP. Kok pak Djarot ?? Lihat kan, akhirnya dia diserang isu putra daerah..”

Temanku bicara dengan wajah memerah. Bukan karena dia terlalu ngotot, tapi kopinya terlalu panas sehingga waktu lewat lidahnya dia kelojotan.

Mahasiswa, Benteng Terdepan Hadapi Radikalisme Berbaju Agama

 

Mahasiswa memang kelompok rentan dimasuki ideologi khilafah dan radikal. Usia mereka yang muda begitu mudahnya dipengaruhi oleh sesuatu yang dianggap baru dan berbeda.

Ketika ada kelompok yang menawarkan pandangan tentang betapa menariknya ideologi khilafah dengan membawa cerita “revolusi” di beberapa negara, jiwa muda Mahasiswa biasanya terusik.

Pembully Denny Siregar Itu Apa Kemampuannya?

Ilustrasi

Nature seorang penulis jelas beda dengan pembicara dan pendebat. Denny bukan pendebat verbal yang harus menang dan gak boleh kalah. Dia adalah pendiskusi. Dia lebih dekat dengan gaya analitis-deskriptif, bukan argumentatif. Nah orang-orang itu kan taunya cuma satu: elo ngomong, gue denger. Itu aja.

Membela Abu Janda dan Publik Speaking Yang Bagus

Ilustrasi

Orang yang pandai menulis, ternyata belum tentu pandai berbicara. Begitupun sebaliknya, orang yang pandai berbicara, belum tentu pandai menulis. Kita membutuhkan orang-orang moderat yang pandai menulis, sekaligus pandai berbicara. Sebab dakwah Islam dalam konteks sekarang ini mesti bervariasi dan multi-metode.

Cukup Nasionalisme dan Tangan Tuhan yang Bekerja

 

Pembahasan DS tidak menggigit. Sementara AJ yg terlihat lebih percaya diri, seperti kurang menguasai materi saat mengemukakan masalah bendera Rasulullah. Selain argumennya mudah dipatahkan oleh Felix, keterangan Prof. Mahfud MD pun mendukung argumen Felix. Disini Felix seolah bisa menyombongkan diri dengan keilmuannya. Tapi beberapa detik kemudian, Prof Mahfud justru menghantam secara lugas statmen Felix tentang negara khilafah.

Antara Abu Janda, Felix Siauw dan Mahfud MD di ILC "212 Perlukah Reuni? "

Ilustrasi
Sampailah sahabat saya Banser Abu Janda menyampaikan argumentasinya. Awalnya saya semangat mendengarkannya. Dia berusa menskakmat koh Felix bahwa ada gambar di mana bendera merah putih di bawah bendera HTI. Kemudian membawa gambar yang mana itu di klaim sebagai Panji Rasulullah di museum Turki. Di situ saya sudah panas dingin, karena tidak ada yang tahu pasti bagaimana bendera Nabi Muhammad. Dalam riwayat, berbeda-beda Nabi Muhammad menggunakan bendera.

Perang Besar Jokowi

 

Masalah Kaesang dan tur keluarga Jokowi ke Turki, meski digoreng bulak balik tetap saja tidak mampu menjadi hidangan lezat untuk menggerakkan publik. Masalah PKI juga seperti mati suri sesudah Jokowi berkomitmen menggebuk PKI di hadapan TNI..

Saya termasuk yang gembira ketika pemerintah Jokowi berani mengeluarkan pernyataan pembubaran HTI. Pasca Soeharto, dialah Presiden yang paling berani memainkan "tangan besi" dalam menghadapi radikalisme.

Pages