Demokrat

Koalisi Prabowo Makin Ancur-Ancuran

ilustrasi

Jadi kesimpulan saya bahwa sampai kapanpun SBY dan Prabowo (baca : PD dan Gerindra) tidak akan pernah berhasil membentuk koalisi permanen, karena figur sentral dari kedua partai tersebut merupakan pribadi yang tidak mempunyai chemistry yang klop. Pun pula koalisi Partai Demokrat dan PDIP. Kedua partai tersebut menurut saya juga tidak akan pernah bisa membentuk koalisi yang langgeng karena pada dasarnya figur sentral dari kedua partai itu mempunyai rekam jejak yang tidak bisa akur.

Daftar Upaya SBY Gagalkan Prabowo Jadi Presiden

ilustrasi

(14). Dosa Besar SBY pada Prabowo ;
2017: SBY mendorong RUU Pemilu yg akan jadi perangkap utk Prabowo agar mudah dikalahkan Jokowi - SBY-LBP-HP-cs dgn curang.
2017: SBY menipu Prabowo dlm "Diplomasi Nasi Goreng Ciekas" (Hatta Rajasa sdh ingatkan Prabowo superhati-hati pd SBY).
(05/05/2019 Jam 07:13)

Aksi "Lompat Pagar" Anti Klimaks Pilpres?

ilustrasi

Beberapa hari sebelumnya, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan secara khusus "soan" menemui Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta. Sebagai imbalannya, Jokowi secara khusus menyiapkan santap bersama.

AKSI "lompat pagar" dalam dunia politik adalah biasa dan lumrah. Persoalannya adalah etika dalam berpolitik.
Bukan rahasia bagaimana sikap dan perilaku para elit serta pengurus parpol koalisi pendukung Prabowo menjelang dan selama kampanye. Ini juga yang mungkin menjelaskan sikap "malu-malu kucing" PKS khususnya dan mungkin Gerindra untuk segera "lompat pagar". 

Pencoblos Surat Suara Di Malaysia Seorang Perempuan?

ilustrasi

"Kalau ini tidak diviralkan dan tidak dihentikan kami akan duduki KBRI. Percaya cakap saya 3 atau 4 ribu siap duduki KBRI," ujar Brem.

Nah, ini ada apa Demokrat kok sangat bersemangat sekali membuat kehebohan soal surat suara tercoblos. Mulai dari si Andi Arief yang kondang dengan kontainer surat suara tercoblos lalu kawannya si Eko Widodo yang juga simpatisan Demokrat.

Andi, Narkoba, Wanita Dan Demokrat Yang Sekarat

ilustrasi

Dalam kondisi kasat mata AA memakai narkoba, bersama wanita, dan kondom yg belum dibuka. Tiba2 waketum Gerindra meracau bahwa ini sebuah kegagalan Jokowi yg tidak bisa memberantas narkoba. Kita curiga jangan2 dia sdg on juga, karena tidak mampu membedakan pencuri merusak pagar, dgn rumah tanpa pagar. Ini contoh manusia yg suka dgn tagar tapi otaknya tak lagi segar.

Politik Gerindra, Politik All You Can Eat

 

Melalui Ijtima Ulama I, manuver PKS berhasil. Nama Salim Segaf diusulkan mendampingi Prabowo. Nama lain, Somad kayaknya cuma aksesoris. Mana mungkin mereka mau mendorong Somad yang gak bisa membedakan tol laut dengan kapal selam.

Jadi penceramah yang melawak di atas podium, Somad ok-lah. Tapi untuk jadi Cawapres kayaknya belum ada potongan. Makanya hasil Intima Ulama I itu bisa dibaca cara PKS menekan Prabowo untuk memilih Salim Segaf.

Pages