demo 4 november

Inilah Kejanggalan Pidato SBY tentang Demo 4 November

Oleh : Desideria Cempaka Wijaya Murti

Tulisan ini menggunakan analisis retorika untuk melihat bagaimana SBY menyampaikan pidatonya di Puri Cikeas. Caranya adalah membedah kalimat dalam isi pidato dan membahas bagaimana overall arguments, pengaturan ide, dan istilah penting yang selalu diulang.

Tetapi, saya tekankan, it doesn’t need to take a genius untuk memahami banyaknya keganjilan di pidato SBY.

Jangan Percaya Demo 4 November Perang Suci

Oleh : Pepih Nugraha

Buku Perang Suci karya Karen Armstrong dibuka dengan penggambaran paniknya sejumlah televisi di Amerika Serikat saat terjadi serangan teroris terhadap Gedung WTC sebagai simbol kedigjayaan ekonomi Paman Sam dengan tagline menyeramkan; Kita Diserang, AS dalam Keadaan Perang, atau Perang Suci. Dari semua kata-kata pemikat itu, tidak ada tagline media elektronik televisi untuk menarik perhatian pemirsa selain tagline “Perang Suci” itu.

Seruan Muhammadiyah Agar Demo 4 November Elegan dan Beradab

REDAKSIINDONESIA-Presiden Jokowi menaruh perhatian pada rencana demonstrasi besar-besaran hari Jumat (4/11) nanti. Ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau bagi yang akan demo agar berdemonstrasi secara beradab.

"Kita imbau demo tetap elegan, demokratis, berkeadaban dan harus terhindar dari suasana yang memancing di air keruh," ucap Haedar Nashir usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Ahok Pasti Kalah

Oleh: Niken Satyawati
 

Basuki Tjahaja Poernama alias Ahok pasti kalah di Pilgub DKI 2017. Mana mungkin dia menang? Dia itu Cina, kafir pula. Itu kesalahan fatal bagi seorang Ahok. Karenanya pasti semua yang muslim tidak akan mencoblos gambarnya saat pemungutan suara. Dan semua etnis selain Cina terutama orang Jawa juga tak akan sudi menjatuhkan pilihan pada si mata sipit ini. Pasti itu...

Kami Bela NKRI, Bukan Bela Basuki

Oleh: Ari Wibowo

 

Banyak di antara kami yang sebenarnya lebih suka kedamaian dan ketenangan, bukan ontran ontran dan kegaduhan. Kami lebih suka bekerja mencari rejeki demi kesejahteraan anak istri, dan di akhir pekan mencari hiburan dengan rekreasi.

Tapi melihat anda gaduh dan berisik, serta heboh melakukan berbagai propaganda politik dengan kemasan agama, membuat kami merasa tercekam dan serasa sedang menonton film horor. Jantung kami berdegup kencang, melihat kata kata ancaman berbau darah.

Hindari Jebakan Politik Rasisme

 

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Perkembangan sosial-politik dewasa ini di Indonesia sepertinya sudah mulai mengarah pada "politik rasisme": "anti Cina" atau "anti Arab". Masyarakat harus hati-hati dan tetap waspada, jangan mau diadu-domba dan digiring oleh para "pecundang kesiangan" dan tokoh-tokoh "bermental Hitler" karena merekalah biasanya yang hobi bermain dengan isu-isu rasisme.

Gunakan SARA sebagai Alat Politik, Berhadapan dengan Polri dan TNI

 

Oleh : Muhammad AS Hikam

Setelah Kapolri, Jenderal M. Tito Karnavian (MTK), kini disusul oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo (GN), memberikan statemen yang sama tegasnya dialamatkan kepada pihak-pihak yang menggunakan issu SARA jelang Pilkada di DKI, khususnya demo 4 November yad. Kedua petinggi alat negara tsb menyatakan bahwa demo adalah hak tetapi tidak untuk menyebarluaskan kebencian dan politik berdasarkan SARA. Keduanya menyerukan agar semua pihak mengikuti proses hukum dan tidak memaksakan kehendak.

Habib Rizieq Minta Sekolah dan Kantor Beri Libur untuk Demo 4 NOvember

REDAKSIINDONESIA-Demo besar-besaran terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan digelar 4 November 2016 mendatang. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengimbau agar TNI, Polri, dan pegawai negeri turun ke jalan untuk ikut beraksi. 

Surat Wasiat 4 November

Oleh: Ari Wibowo
 

Istriku dan anak anakku ..
Tgl 4 november papa mau ikut festival makan krupuk di Jakarta, sebuah festival yg akan diikuti oleh banyak orang dari berbagai daerah. Papa hari itu bolos kerja. Jika koh Acong bos papa menelpon ke rumah, bilang aja papa lagi bezuk saudara yg sakit.

Kemarin papa kasbon lagi ke kantor sebesar 1jt, ngakunya sih untuk beli tiket. Soalnya gaji September sudah kepotong kasbon sebelumnya. Syukurlah cik Memey istrinya koh Acong setujui kasbon baru ini.

Pages