demo 4 november

Bukan Saya Tak Berani Berada di Barisan Pembela Agama...

Oleh: De Fatah
 

Sahabatku kaum muslimin,..bukan saya tidak berani ikut di barisan membela agama, tapi saya lebih berhati hati dalam menyikapi tuduhan, perkara penistaan bukanlah perkara ringan, jika salah memutuskan maka anda lah si penista itu sebenarnya

"Tidaklah seorang menuduh orang lain dengan kefasikan dan kekufuran kecuali akan kembali kepada dirinya kalau ternyata yang dituduh tidak demikian.” (HR al-Bukhari)

Ini Bantahan Presiden Melarikan Diri 4 November Kemarin

Oleh : Aditya Pratama

Okey, sebelumnya saya curhat dulu. Terus terang saya ini salah jurusan. Entah kenapa, saya lebih mudah menghubung-hubungkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana daripada menjalankan command di Ubuntu Server atau Query di MySql atau coding pake PHP. Alih-alih kuliah Hukum, saya jadinya kuliah di Sistem Informasi. Well...

Polri : Demo 4 November di Depan Istana Tidak Ada Penembakan

REDAKSIINDONESIA-Mabes Polri angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi saat aksi damai di depan Istana Negara kemarin. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli memastikan tidak ada penggunaan senjata api saat polisi membubarkan aksi massa.

"Diputuskan untuk langkah-langkah pembubaran. Dengan menembakkan gas air mata, seperti suara ledakan senjata. Bukan senjata api, tapi pelontar gas air mata," ungkap Boy dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2016).

Mungkinkah Ahok Menistakan Agama?

oleh : Sarlito Wirawan Sarwono

Demonstrasi dalam rangka membela Tuhan makin banyak. Hal ini membuat saya bertanya, "Mungkinkah membela agama?". Pertanyaan selanjutnya, "Sebegitu lemahkah Tuhan dan Agama sehingga memerlukan pembelaan dari umatnya?"

Pandangan saya mungkin tidak begitu populer, tetapi untuk saya, Islam dan Tuhan tidak perlu dibela. Anak-anak, perempuan, orang yang lemah dan tak berdaya, orang fakir dan yatim piatulah yang patut dibela, dan hal itulah yang sesuai dengan ajaran Islam.

Masih Adakah Tuhan di Jakarta?

Oleh : Denny Siregar

Suhu cuaca di Purwakarta tidak beda jauh dengan Jakarta yang panas.

Minggir sejenak ke daerah sesudah begitu tegang selama di Jakarta, memang lumayan menurunkan tensi yang sedang naik2nya.

Apalagi ketika melihat kegiatan Kang Dedi, Bupati Purwakarta, berkumpul dengan para siswa dari berbagai agama, bercanda dengan mereka, meminta mereka saling mencium tangan kepada guru2 agama yang berlainan agama.

Aksi Srigala Tunggal pada Demo 4 November

Oleh : Denny Siregar

Pertanyaannya, "Kenapa demo 4 November ini sebegitu pentingnya sehingga gaungnya lebih besar dari demo2 sebelumnya ?"

Sebenarnya yang menjadi perhatian utama aparat bukan demonya. Menghadapi demo sudah menjadi makanan biasa untuk aparat dan mereka sukses mengawal demo supaya tidak terjadi anarki seberapapun banyaknya peserta.

Besarnya gaung demo 4 November ini lebih kepada peningkatan antisipasi aparat, karena disinyalir ada "para pengantin" yang diterjunkan ke dalam barisan pendemo.

Pages