demo

Aseng, Aseng, Aseng, Jangan Lagi Anti Aseng

Ilustrasi

Mereka yang sok mendukung dan membela Uighur ini sebenarnya juga mereka yang selama ini paling kencang teriak anti China dan sangat phobia dengan hantu komunis. Tapi karena kebetulan yang jadi obyek penderita adalah orang seiman, maka fakta bahwa suku Uighur adalah etnis China mereka abaikan. Terlebih penting, bisa mengarahkan isue ini untuk gorengan mendiskreditkan pemerintahan Jokowi. Pucuk dicinta ulam tiba. Goreng, goreeeeng, goreeeeng ....

Jika Bersenjata, Kelompok Intoleran Itu Bikin Perang Betulan

Ilustrasi

Yang kurang untuk menyempurnakan kekejian mereka hanya senjata. Bagi saya, kelompok ini, sejak dia berseteru dengan GD, kekejiannya fakta, nyata. Tapi bagi kebanyakan karena tidak bersenjata jadi belum nyata. Setelah anak istri mereka di DOR, baru sadar, terbangun dari tidurnya.

911 Dan 212

Ilustrasi

Kemudian, pada saat Reuni 212 kemarin. Himbauan yang sama muncul dari Kedutaan Besar Saudi Arabia untuk Indonesia. Bahwa warga Saudi dihimbau untuk tidak mendekati sekitar area aksi. Ada nuansa kekhawatiran dari himbauan tersebut. Tapi untungnya, aksi kemarin berlangsung super damai dan tidak terjadi hal yang dikhawatirkan. Jika hal tersebut (chaos) benar-benar terjadi, maka bisa dipastikan tidak ada korban warga negara Saudi.

Reuni 212, Reuni Para Pemfitnah

Ilustrasi

Seharusnya orang-orang seperti Tengku Zulkarnain, Rizieq Shihab, Amien Rais, Zulkifli Hasan atau yang lainnya tahu adab seperti ajaran Rasulullah. Namun ketika ada hinaan, ejekan, hingga fitnahan mereka semua sama saja. Jangankan memberhentikan, mereka justru malah membiarkan. Pun hinaan atau fitnahan yang dilontarkan disertai dengan ucapan takbir. Sungguh peristiwa yang sangat bertolak belakang dengan ajaran-ajaran nabi.

Kalau Sudah Begini, Siapa Yang Tanggung Dosanya?

Ilustrasi

Andai sejak awal gagasan demo ini tidak dicetuskan mungkin hal seperti ini tidak akan terjadi, dan alangkah baiknya berjuang menegakkan Agama Islam sesuai dengan cara yang disunnahkan yakni menegakkan Tauhid dan beramal Sholeh, insyaallah banyak mendatangkan Mashlahat bagi umat ini, waalahua'lam.

Allah Azza Wa Jalla berfirman:

Benarkah Reuni 212 Menaikkan Keimanan?

Ilustrasi

Betapa ngoyonya sampai harus menggadaikan motor. Terus setelahnya kudu bekerja keras untuk nebus. Besok melek mata, besok dan besoknya besok lagi nyatanya presidennya masih Jokowi. Opo ndak nyesek Uda? Wih apa di benaknya sudah membayang surga dengan menuntun anak-anak ke Monas? Jadi teringat para perempuan di Arab yang selalu memboyong anak-anaknya sholat subuh di Masjidil Haram dan An Nabawi. Ketika takbiratul ikram paduan suara tangis mereka menggema indah sekali.

Pages