Debat

Memprihatinkan, Konflik Akar Rumput Soal Politik

Ilustrasi

Kembali, rakyat bawah, akar rumput lah yg menelan kerugian terbesar,mereka gaduh, hiruk bahkan konflik akar rumput tidak hanya merugikan secara materi dan moril, bahkan kehilangan nyawa.

Sekiranya, para petinggi politik itu mampu menunjukan bahwa ajang kontestasi, bahwa ajang pemilihan adalah kegiatan demokrasi yg sejatinya di penuhi gelak tawa riang gembira.

Berbeda Pendapat

Ilustrasi

Diskusi atau berdebat di media sosial tidak bisa melibatkan ekspresi para pihak. Padahal eksistensi ekspresi dalam tatap muka itu penting untuk menggambarkan kematangan karakter, kemampuan mengendalikan emosi diri, dan kemampuan memilih diksi secara spontan. Tidak hanya ekspresi, diskusi dengan tatap muka menciptakan kehangatan silaturahmi, menumbuhkan empati, dan pada akhirnya bisa menerima perbedaan dengan hati plong, tanpa ganjalan apalagi dendam.
.

Relevansi Debat Versi Bahasa Asing Dalam Pilpres

Ilustrasi

Lima tahun berjalan, dan diujung pencapresan sebenarnya mereka tau capresnya gak laku dijual, bayangkan 3 kali gagal, ibarat murid 3 kali tinggal kelas, pastilah selain bodoh, sekaligus bebal, tak tau diri, dan tak tau malu, muka tebal mah biasa, tapi kalau isi kepala yang kental apa yang diharapkan bisa mereka kerjakan, selain bicara dan gaya-gayaan.

Psikologi Orang-Orang Kalah

Ilustrasi

Banyak penirunya dari berbagai kalangan, namun tak ada yang sejago SBY. Namun kini datanglah Jokowi. Lelaki kurus ini melakukan strategi psikologis yang sebaliknya. Dia mencoba mengangkat perasaan sebagai orang kalah pada rakyatnya, dan mengikisnya. Maka dia berdiri tegak menghadapi Amerika, China atau lainnya. Maka ia mengangkat rasa bangga sebagai anak negeri, dari Sabang sampai Merauke.

Fiksi ILC

Ilustrasi

ILC menyadari bahwa masyarakat secara realitasnya itu sangat gemar info/berita yang update, booming dan juga kontroversi. Sehingga, ILC dengan ragam kontroversinya baik itu dari narasumber atau bahkan sang hostnya (Karni Ilyas) yang dinilai berat sebelah bagi para Kecebong, adalah bagian mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakat itu sendiri sekaligus mengais rejeki dari bisnis entertainment dengan kemasan politik didalamnya.

4 Hasil Debat Di Medsos Bagi Seorang Muslim

Ilustrasi

Ada kalanya pula kita memang tidak mampu menjadikan dia taslim atas pendapat kita, akan tetapi ukhuwah dan persahabatan tetap terjalin dengan baik.

Menurut hemat saya, terutama akhir-akhir ini, yang ketiga ini lebih baik daripada yang kedua. Umat Islam lebih membutuhkan ukhuwwah ketimbang kepentingan pribadi yang bernafsu agar semua umat seperti diri kita.

Empat Ilusi Pertanyaan Komunitas untuk Jegal Ahok, KPUD Bermain Lagikah?

Saya mencium bau anyir yang sangat busuk. Jangan-jangan ini semua “mainannya” KPUD DKI? Jangan-jangan ini setting dan by designed dari KPU untuk mementahkan program petahana dengan menghadapkannya dengan orang lapangan atau kondisi kontradiktif di lapangan? Jangan-jangan… Ahhhh…. Sudahlah.

Tapi saya tidak menyerah. Saya mencoba untuk menggali lagi dan memang menemukan kejanggalan pada penampilan para anggota komunitas yang seolah pertanyaanya undian tapi kok aneh sekali.

Omongan Anies Lebih Cepat dari Akalnya

Anies berbusa busa ngomong soal bottom-up transportasi, Ahok enak bener nge kick nya, karena faktanya menurut Ahok dari e-ticket yang sudah berjalan itu adalah bottom up yang sesungguhnya

Anies muter muter soal reklamasi, mencla mencle, tahu tempe. Emang bisa Peraturan Gubernur membatalkan Keputusan Presiden. Ahok membongkar isi perut reklamasi untuk siapa dan siapa yang lebih diuntungkan. Yang diuntungkan Rakyat Jakarta dan Para nelayan. Itu intinya. Anies bengong sambil ngiler dengerinnya

Pages