de fatah

Belajar dari Terjemahan

 

Itu sama saja belajar silat hanya dari buku stensilan, tampilannya sih oke pake baju silat, ikat kepala atau bawa golok segala, tapi gerakan jurusnya ngaco. Kagak ada tujuan dari gerakannya cuma ciat ciat aja mulutnya gede, di tampol Pak Polisi langsung mabur.

Nanti jika ada ayat yang menyebut "celakalah orang-orang yang sholat", mereka langsung kagak sholat.

Rumah Ibadah dan Anak-Anak

 

Jika anak anak disuruh diam, dibentak apalagi dicubit di rumah ibadah karena mereka tidak bersikap manis mendengar kultum sang uztad pujaan, maka itu sama saja kita mengajak hewan peliharaan nonton di bioskop cinemaxx. Dia mengerti kagak, bikin repot kita dan bisa menggangu penonton yang lain

Tujuannya baik, tempat dan acaranya juga baik tapi tidak sesuai porsi si anak. Menyayangi hewan peliharaan baik, mengajaknya bermain baik tapi tidak sesuai dengan dunia mereka

Negara Islam Itu Mitos

 

Yang ada hanya negara atas dasar tafsir/ pendapat atas teks-teks keislaman. Yang hukumnya didasarkan pada sejumlah tafsir hukum Islam. Tetapi, itu bukan Negara Islam, hanya tafsir/pendapat tentang "Negara Islam". Seperti Iran, Saudi dan banyak lagi

Didalam Islam perseteruan negara Islam dimulai salah satunya dari hadist ini, Rasulullah Saw bersabda: “Sungguh Allah telah memberikan kepada kalian saudara saudara dan sebuah negeri yang di sana kalian akan aman”(Sirah Ibnu Hisyam, 2: 119)

Made in China

Hemat dituduh pelit
Dermawan dicurigai duit dari setan
Makan hanya lauk sayur disebut pedit
Makan enak disindir tidak memiliki empati

Kagak ngasih sedekah dibilang tidak mau berbagi
Dikasih sedekah, diteriaki mengapa sedikit ?
Tiap kerusuhan selalu ada yang ngajak ganyang cina, padahal puluhan tahun tempat dia kerja pemiliknya etnis cina, hutangpun ke toko Cina

Jokowi dan Kasus Ahok

 

Banyak hal-hal yang bisa dilakukan untuk menyadarkan orang tentang keadilan, keberagaman dan keberanian. Butuh kreativitas bukan Otot.

Kreativitas membuat orang-orang baik yang selama ini diam berani keluar rumah dan menyuarakan suaranya. Tapi jika otot yang dikedepankan, orang-orang baik akan berdiam diri dirumah dan mengunci rapat-rapat pintu rumahnya. Revolusi bunga, Seribu lilin dan Balon adalah contoh perlawanan dalam wujud kreativitas

Saatnya Menyerang, Presiden Jokowi!

Tapi Jokowi gagal pada sisi komunikasi. Seluruh kerja Jokowi sepertinya dikelambui oleh isu isu politik. Kerja Jokowi dikalahkan lawannya hanya dengan isu dan intrik politik. Mediapun lebih tertarik pada hal demikian. Seperti menonton Formula One, kebanyakan yang ditunggu penonton adalah tabrakannya darpada siapa pemenang balapannya

HTI Bukan Ormas, Hanya Gerombolan

Pembubaran Ormas bukan hal mudah. Harus melalui proses pengadilan dan tetek bengek syarat-syaratnya. Karena itu sebelum menjadi ormas lebih baik di stempel saja sebagai gerombolan terlarang. Jika kecolongan ada ormas seperti HTI yang sudah berbadan hukum, jalan termudahnya ormas itu dibekukan saja. Seperti pembekuan ormas FPI tahun 2002 akibat peristiwa Monas. Sayangnya pembekuannya hanya sebentar, hanya meredakan suasana panas disaat itu

Pak Tito, Kapan Film Action-nya?

Saya hanya menjadi penonton sajalah. Karena yang bikin tenang, Ahok sudah menerapkan sistem e-Budgeting dalam penyusunan anggaran yang super ajib dengan istilah "triple password". Pasword dipegang Gubernur, Sekda dan Ketua DPRD, jika mau merubahnya harus lewat rapat anggaran dengan skpd dan inspektorat, password nya berganti periodik dan dipegang KPK. Siapapun yang maling bakal ketahuan. Sedaaaaap

Pages