Data

Memahami Salah Entry Atau Setingan

ilustrasi

Setelah tahu kalau di Pasie Lembang ada selisih 191 suara. Saya coba telusuri lebih detail lagi dan salahnya ada di TPS 1 Pasie Lembang. Untuk lebih detailnya saya lampirkan form C1nya silakan lihat dibawah ini.

Dari data form C1 ini kita bisa baca:
Jumlah suara paslon 01 = 19
Jumlah suara paslon 02 = 176
Jumlah total pemilih = 199

Klaim Kemenangan Yang Tidak Pede

ilustrasi

Beberapa hari lalu mereka mengerahkan emak- emak untuk berdemo nyinyir ke KPU. Teriak- teriak tidak senada dan hanya sayup-sayup tak terdengar beritanya. Hari ini pasukan berpeci putih gantian menggeruduk Bawaslu. Tuntutan mereka lucu, memaksa Pemilu ulang karena curang. Mereka bilang bukan bagian dari kelompok Kartanegara, tapi ada Ustadz Sambo dan Jumhur Hidayat menjadi komandan lapangan. Mereka pikir kita bisa dengan mudah ditipu dengan aksi massa abal-abal ini.

Linus Law

ilustrasi

Hal inilah yang boleh jadi menjadi semangat dari KPU, kawalpemilu, dan gerakan sejenisnya untuk membukan formulir C1 dari seluruh TPS yang tersebar di seluruh Indonesia. Orang bisa dengan mudah melihat dan mencocokkan antara formulir yang diunggah dengan data yang ia dapat di lapangan.

Salah Input Situng KPU

ilustrasi

Ketiga, terus kalau terbukti datanya salah, bagaimana? Laporkan ke KPU setempat, minta diperbaiki. Meskipun tidak berkekuatan hukum, tentu ini kewajiban KPU untuk menjaga marwahnya dengan tidak membiarkan data salah di server KPU sedikitpun. Kalau ada oknum yang sengaja menyalahi data C1 dari KPPS tentu saja harus diberikan sanksi keras. Yang tidak sengaja pun harus ditegur keras, karena seolah tidak menghargai jerih KPPS, Panwas dan tentunya masyarakat.

Pages