dai

Aneh Jika Anda Menempatkan Felix Siaw dan Irene Handoko Sebagai Dai

Ilustrasi

Pun tumbuhnya media social memudahkan kita mencari ulama yang punya kapasitas keilmuan mumpuni untuk belajar langsung. Sebagai awam, bukan tempat kita mencoba membaca terjemahan Al Qur;an dan kemudian berusaha menerapkannya tanpa bimbingan Ulama yang bisa dipertanggungjawabkan keilmuannya. Ada ribuan Ulama NU yang mempelajari agama belasan bahkan puluhan tahun, tidak hanya dalam negeri namun hingga keluar negeri.

Hati-Hati Pada Ulama Yang Dikit-Dikit Ndalil

Ilustrasi

Mereka tahu mayoritas umat Islam di Indonesia memang kurang dalam pemahaman atas Al Qur’an dan Hadits. Mengapa? Jelas karena bahasa yang digunakan adalah bahasa dimana Islam diturunkan. Oleh para Ulama-ulama NU, apa yang ada dalam Al Qur’an dan Hadits serta kitab-kitab sudah diolah dan disampaikan secara sederhana. Sehingga masyarakat awam tinggal menjalankan saja. Mengapa begitu?

Hati-Hati, Jangan Ulamakan Orang Bodoh

Ilustrasi

Tashawwuf tidak berbeda dengan ilmu-ilmu lainnya, ia memiliki sanad yang bersambung hingga Rasulullah. Adapaun yang dimaksud khirqah secara bahasa adalah "pakaian" atau "kain". Bahasa-bahasa dengan penyebutan fisik semacam ini hanya sebagai ungkapan atau "lambang" dari ilmu-ilmu yang berkembang dikalangan kaum Sufi, yang hal tersebut terjadi secara turun temurun dari guru ke murid sebagai sanad.

Pages