corona

Antara Corona, Alam Semesta dan Indigo

Oleh karena itu, sebenarnya semua yang terjadi saat ini adalah bagian program Alam Semesta...Karena itu berbaik-baiklah di dalam menyikapi seleksi alam, jauhi sifat takabur, buang kesombongan dan pikiran drengki, jangan khianati bangsa dan negara ini. Kita Bangsa Indonesia harus bersyukur di beri cobaan bersama 200an negara lain, didera covid, kita jauh lebih ringan dibandingkan negara-negara raksasa itu yang kini babak belur.

Efek Mudik Masih Terkendali, Plus Peningkatan Disiplin Warga Menyongsong Era New Normal

Tanggal 22 Mei merupakan puncak mudik (pergerakan warga) terutama dari Jakarta ke provinsi lain, terutama di pulau Jawa. DKI Jakarta masih dinyatakan sbg Zona merah, yang sejak awal dinilai sebagai epicenter pandemi. 

Dari data terlihat urutan Tambahan Kasus Hari (TKH), 24 jam, Total Kasus positif (TK), Tambahan Meninggal Hari (TMH) dlm 24 jam dan Total Meninggal (TM). Data yang didapat sebagai berikut.

Jumat, 22 Mei 2020

Mari Jadi Bangsa yang Cerdas Hadapi Isu Pandemi

Hal ini disampaikan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro.

Dilansir Kontan.co.id, Selasa (5/5/2020) dalam artikel berjudul "Menristek sebut tipe Covid-19 di Indonesia beda dengan 3 tipe lain di dunia", kesimpulan itu berdasar hasil analisis genom virus corona atau Whole Ghenome Sequencing (WGS) yang dikirim Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman ke portal GISAID.

Meniru Virus

Dengan kata lain, fakta menjelaskan, kita masih terus berjibaku berperang melawan mahluk mungil yang ngeyelan ini. Segala cara untuk mencegah potensi penularan kita lakukan. Aktifitas nyaris berhenti. Ekonomi mandeg.

Tapi seberapa kuat kita terus menerus bertahan seperti ini? Para pengusaha berteriak, jika sampai Juni atau Juli kondisi gak berubah, mereka gak sanggup menahan beban. Akan terjadi gelombang PHK besar-besaran. Tsunami ekonomi sama menakutkannya dengan serangan virus.

Perang Terbuka Lawan Corona

Langkah pemerintah yg taktis cukup melegakan walau pastilah masih banyak kekurangan. Bekerja di bawah tekanan dalam persiapan yg serba kekurangan belum lagi hantaman makian dari dalam cukup merepotkan, untung saja langkah mereka bs terbaca, apa maunya. Berpura-pura sok peduli kepada bangsa, namun sejatinya mereka menunggangi corona utk mengambil kesempatan melemahkan pemerintah. Mereka adalah pemain lama yg menghirup darah bangsanya.

Siap Sekolah Lagi di Tengah Wabah

Cara utama yang dilakukan adalah menggunakan internet: Guru mengajar dan memberi tugas secara online, murid menonton pelajaran dan mengirim balik tugas lewat internet.

Sistem modern seperti ini mudah diterapkan di negara maju.

Di Indonesia, sekolah dengan lokasi perkotaan dan demografi murid dari kalangan menengah sampai atas tidak kesulitan menerapkannya

Namun sekolah lain di lokasi lebih terpencil dan demografi murid dari kalangan menengah ke bawah sampai bawah mengalami berbagai kesulitan

Bangkitlah Indonesia Sekarang Juga, Jangan Tunggu Vaksin

Seperti yang kita saksikan, seluruh dunia terpuruk. Meski negara adidaya seperti Amerika pun menderita , bahkan kasusnya terbanyak di dunia dan kematiannya pun sangat banyak. Pergerakan ekonomi dan perdagangan terhenti. 

Di Eropa pun demikian juga korbannya juga cukup banyak. Apalagi khusus di negara Italia sangat parah boleh dikatakan terbanyak bila dibandingkan dengan jumlah penduduk .

Budi Karya Lebih Baik Jangan Berkarya Dulu

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI secara virtual yang diekspose media, banyak pernyataan BKS yang ngawur menabrak semua aturan yang telah ditetapkan Pemerintah. Akibatnya menimbulkan kegaduhan dan polemik di media sosial yang seharusnya tidak perlu terjadi. Kaum oposan serta merta melahap dan menggoreng gurih pernyataan kontroversial BKS.

Pages