Cina

Kisah Rindu Dua Lelaki Perkasa

 

Dan terlebih lagi, Ahok dengan sadar dan rela mengorbankan dirinya demi ketenangan dan kedamaian bangsa - yang notabene demi kelancaran tugasnya sebagai pemimpin tertinggi republik. Ahok tak berteriak bahwa dirinya dikorbankan, tapi dengan sadar dan rela mengorbankan dirinya. Mana mungkin lelaki santun berbudi baik seperti Jokowi melupakan sahabatnya itu ? Jokowi tentu merintih dalam hatinya, menahan rindu akan kehadiran lelaki bernama Ahok di istana - lalu menyalaminya dengan hangat. Seperti dulu...

Antara Karyawan Rasis dan Kambing

 

"Gini. Gue tahu dia benci banget sama Cina. Kalau dia punya kekuasaan mungkin gue akan diganyang. Keluarga gue dihabisin. Terus apa alasannya gue masih pertahankan dia di kantor. Itu sama aja ngasih makan anak singa yang nanti bakalan melahap gue idup-idup."

Rupanya teman saya ini benar-benar resah. Dia tidak menanggapi ledekan saya. "Kalau gue pecat dia, apakah gue salah?," tanyanya lagi.

"Tanpa ada sebab apa-apa lu langsung pecat?"

Kau Pikir Jadi China Itu Gampang?

Almarhum papah bernama Tjioe Kho Tjwan, lahir dari rahim emak saya yang bernama Thio Hap Nio, gegara engkong saya yang bernama Tjioe Sioe Khong. Sementara mamah saya bernama Narsiti, lahir dari mbah putri yang bernama Nawijah, dan mbah kakung bernama Wirdjosuwito, seorang mantri tentara jaman penjajahan. Lalu, apa saya pernah mimpi, lahir di keluarga ini? Boro-boro dah.

Membenci Cina dan Takut Cina

 

Oleh : Ferry Admi Ral

Sebuah catatan (panjang)
------------------------------------------
Sentimen dan kebencian terhadap suku / etnis Cina pada sebagian masyarakat Indonesia termasuk di kalangan berpendidikan tinggi dan yang merasa mengerti agama (Islam) begitu tinggi dan membuncah.

Orang Cina, si mata sipit di anggap sebagai sosok non pribumi kafir, kaum pendatang yang berbeda dan sebagai komunitas eksklusif yang dianggap hanya mementingkan kelompoknya saja.

Ganyang Cina?

Oleh: Budi Widjaja
 

Aku lahir di era orde baru, tiap hari dimaki Cina, ditimpukin dan dipalak setiap pulang sekolah. 
Kemudian SMA aku sekolah di US selama 7 thn dan tinggal bersama dengan 7 org lainnya, dari Gorontalo, Menado, Jawa, Sunda, dan Betawi.

Selama disana aku tidak pernah dimaki Cina, tetapi yang ada kita selalu berbagi pengetahuan ttg budaya suku kita masing2. Bahkan ketika kita ada masalah, kita selalu bersatu dan bangga sebagai Indonesia.

Pages