capres

Jokowi Itu Petruk Is New Hope

Ilustrasi

Tapi, begitu ia mendapat mandat, eng ing eng, semua dihajarnya. Para ndoro yang dulu main perintah, sekarang diperintahnya... Kemapanan para ndoro diobrak-abriknya, dijungkirbalikkannya. Tindakan Petruk yang mengobrak-abrik kemapanan para mafia ini membuat resah raja-raja pem-backing-nya. Sampai-sampai Junggring Saloka pun terimbas. Kawah Candradimuka mendidih perlambang adanya “ontran-ontran” yang membahayakan kekuasaan para dewa.

Prabowo-Sandi Bingung Kampanye Dengan Nomor Urut 2

Ilustrasi

3. Nomor urut 2 menyulitkan pasangan ini untuk melekatkan pikiran pada rakyat untuk mengingatkan pada pasangan ini. Jika incumbent dapat nomor urut 2, mereka bisa melandaskan pada 2 periode. Atau bila mendapat nomor urut 1, siapapun akan mudah berkampanye sebagai pasangan terbaik.

Debat Bahasa Inggris, Bahasa Jawa Apa Bahasa Hati?

 

Idiot lanjutan ini terus mengemuka, karena tak ada prestasi yang bisa dikasi, mereka mencari-cari kerjaan yang pantas ditertawakan, mungkin continjensinya kalau debatnya kalah gak banyak yang tau karena banyak yang tidak mengerti. Jadi sebenarnya mereka grogi menghadapi Jokowi, makanya selalu mencari-cari, pakai maki-maki.

Pilpres 2019, Ajang Jokowi Siapkan Capres 2024?

Ilustrasi

“Kita punya RIDWAN KAMIL, GANJAR PRANOWO, KHOFIFAH INDAR PRAWANGSA bahkan mungkin ERIC THOHIR bisa berkembang di 2024”

——- ah nice ...!!! Track record mereka (dan juga Risma) dalam mengelola negara, jelas ada dan banyak. 5 tahun ke depan negeri ini akan punya budaya PEMILU yang beradab dan mengacu pada prestasi dan track record.

Relevansi Debat Versi Bahasa Asing Dalam Pilpres

Ilustrasi

Lima tahun berjalan, dan diujung pencapresan sebenarnya mereka tau capresnya gak laku dijual, bayangkan 3 kali gagal, ibarat murid 3 kali tinggal kelas, pastilah selain bodoh, sekaligus bebal, tak tau diri, dan tak tau malu, muka tebal mah biasa, tapi kalau isi kepala yang kental apa yang diharapkan bisa mereka kerjakan, selain bicara dan gaya-gayaan.

Ini Bayaran Jadi Pendukung Jokowi

Ilustrasi
Jadi kalau anda berfikir; "Saya mendukung dapat bayaran berapa?", itu hanya pemikiran orang bodoh di zaman kolonial yang sudah usang. Saya mendukung bukan untuk bayaran, tapi utk masa depan bangsa dan negara yang saya cintai.
 
Coba kalau saya balik tanya. "Dibayar berapa dan dapat apa aja kalian menghina Jokowi?", "Dapat hadiah apa para kampret yg taunya hanya menghujat dan mengedit foto utk mendiskreditkan Jokowi?".

Pages