capres

Ilusi Pembenci Jokowi (Lucifer Effect Part 6)

Ilustrasi
Belajar dari kedua eksperimen tersebut, hendaklah kita berhati-hati dalam menerima dan mencerna pesan yang disampaikan oleh authority figure yang berisi ajakan kekerasan. Karena kalau tidak berhati-hati, kita bisa terperosok ke dalam perbuatan yang keji dan melanggar ajaran agama, tanpa kita menyadarinya. Kisah pembunuhan Khalifah Ali bin Abi Thalib layak menjadi pelajaran berharga bagi kita.

Presiden Rasa Napi

 

Kita tau sebenarnya mereka mati akal, tagar sdh dibuat # 2019 Ganti Presiden. Gantinya tdk jelas. Koar2 nyuruh Pak Jokowi sowan ke rumah hantu. Siapa yg perlu siapa yg mau. Wong ngundang saja beliau gak mau malah diminta datang, kok gak ada malu2nya. Malah semua mau jd calo. Terakhir Gerindra pula yg menawarkan diri, itu kulit mukanya sdh kebas kali, pagi maki2 Pak Jokowi, sore jual diri.

11 Ijtihadku Memilih #2019TetapJokowi

Ilustrasi

Kedua, Jokowi itu manusiawi. Jokowi tidak angker dan bukan sosok pemarah. Dia bukan tipe pemimpin yang asal sikat jika sedang merencanakan sebuah rencana kerja. Bila dia ingin merelokasi pedagang kaki lima, dia akan ajak mereka bicara. Dia siapkan alternatif-alternatif lahan penghidupan bagi mereka. Jokowi tahu, semua manusia sekecil apapun harus dimanusiakan, bukan diperlakukan dengan akal-akalan dan semena-mena. Kita sudah lama menyaksikan pemimpin arogan yang langsung kirim preman atau 

Kenapa SARA dan Hoax Muncul Menyerang Jokowi?

Ilustrasi

Dengan begitu mereka tidak membutuhkan hoax di belakang panggung. Itu 2004.

Di Pilpres 2009, persaingan elite terjadi antara SBY, Mega, dan Kalla. Mereka semua elite negara, pemimpin partai besar. Semua partai Islam mendukung SBY, incumbent yang sangat kuat. Kekuatan yang potensial menggunakan SARA sudah terakomodasi pada posisi yang kuat itu. Tidak ada urgensinya mereka bermain hoax SARA.

Menuju Agustus : Jokowi 65%

Ilustrasi

Tapi Gatot Nurmantyo juga belum menemukan jalan menuju panggung. Dia masih terhalang para pedagang cendol yang memadati lingkar pinggir arena. Gatot memandang ke kejauhan, berharap ada orang di atas sana yang mengenali kehadirannya. Modal 2 trilyun rupanya tak bikin mereka silau. Mantan panglima itu mulai putus asa. Apalagi mendapati Jokowi memreteli barisan, yang sekian tahun dibangun untuk meletup di hari terjanji.

Pilpres 2019, Wujud Bambangan Cakil?

Ilustrasi

Tari perang kembang ini adalah gambaran kearifan Jawa kuno yang melambangkan banyak kejadian di masyarakat dari sejak dulu hingga kini. Tokoh cakil adalah orang-orang yang penuh keserakahan, sombong, banyak polah-tingkahnya. Dia selalu tampil terlebih dulu merebut pangggung, suaranya ribut dan sensasional. Kemudian muncul tokoh bambangan yang tenang namun terampil dan bijak, lalu terjadilah pertarungan antara keduanya.

Anomali Cebong Kampret

Ilustrasi

3.BAHAYA
Kontroversi pengumpulan KTP dan Babo yang dikecam bagi saya adalah anomali di kubu kecebong menghadapi gebrakan PKS lewat 2019gantipresiden. Ada keresahan yang memuncak memastikan Jokowi terpilih lagi namun tidak tahu bagaimana caranya.

Penggalangan massa yang dipaksakan akan kontra-produktif untuk meraih massa mengambang yang harusnya menjadi focus kecebong untuk memastikan Jokowi terpilih kembali.

Poor General

Ilustrasi

PKS dan PAN sudah memiliki agenda tersendiri untuk pilpres 2019 nanti. Mereka tidak lagi sebagai "Yes Boss" tapi mulai menunjukan jatidiri kelompoknya. Apalagi Saat mantan Panglima TNI agak sedikit merapat kekubu mereka, itu seolah amunisi baru untuk mereka. Disisi lain PS pun seperti mendapat saingan. Disinilah awalnya kegamangan PS. Terlebih saat GN dengan percaya diri mengajukan diri sebagai capres bahkan menawarkan diri ke Partai Gerindra.

Pages