Caci Maki

Saat Kebencian Meracunimu

Ilustrasi

Dua kelompok di atas tiada habisnya berseteru, yang satu menjatuhkan satu lagi mengangkatnya, yang satu merendahkan, satu lagi meninggikannya, bahkan 200 perak pun di ributkan, kasihan calon jamaah umroh yang gagal terbang itu, mereka tertipu oleh kriminal berbungkus agama, siapa yang akan membela mereka? Ribuan calon jamaah umroh yang di nistakan agamanya.

Halo UGM, Ngapain Datangi Sugi Ke Kampus?

Ilustrasi

Tak heran pula jika sekaliber Syekh Ramadhan al-Bouthi menyanggah pujian bahwa ia adalah Ghazali dijaman ini. Katanya, "Satu hari kehidupan al-Ghazali setara dengan kualitas seluruh usia saya".

Dinamika yang dihadapi umat semakin berkembang. Disisi lain kualitas 'ulama' tidak lebih baik dari sebelumnya.

Dukung TGB Tapi Bukan Gitu Caranya

Ilustrasi

Dorongan untuk menaikkan nama beliau di pentas nasional, haruslah dilakukan dengan bermartabat, dan sesuai etika dan realitas politik yang ada. Inilah cara mendorong yang lebih pas dan masuk akal bagi saya. Bukan mendorongnya melalui cara-cara yang justru membuatnya "jatuh", memasukkan orang ke lubang yang menganga di depan.

Jangan Percayakan Surat Al Maidah Ke Alumni 212

Ilustrasi

Karena pemaksaan opini mereka itu dipropagandakan secara gencar hanya pada masa pilgub DKI, bisa disimpulkan bahwa propaganda itu ditujukan untuk menyingkirkan Ahok belaka, bukan untuk bela islam secara murni. Ini adalah fakta yang diperkuat alasan lain yaitu ayat al-maidah yang lain yaitu ayat ke 8 yang secara tegas mengajarkan keadilan nampak jelas tidak dijadikan petunjuk.

Fakta Ini Bongkar Kebohongan Tengku Zulkarnain Di ILC

Ilustrasi

Jikalah beliau ini mau berjihad menjadi ustadz di Lumban Lobu niscaya dia akan mengenal karakter org disana, atau di beberapa tempat di Tapanuli dg karakter hampir sama, ribut gara-2 uang 500 perak pun bakar-2 an rumah.

Kemudian dia menyebutkan 2 masjid di Kisaran.

Tokoh MCA Tak Selevel Dengan Generasi Muda NU

Ilustrasi

Kesalahan mereka itu karena opini yang mereka tulis di status dibangun tanpa basis data yang kuat, menuduh dan tanpa bukti. Lihat saja bagaimana Alfian Tanjung asal bicara soal PKI dan Komunisme bangkit tanpa bukti. Indonesia sangat terbantu dengan anak-anak muda NU yang sangat eksis dan siap menghadapi para perusak Negara ini. Disisi lain, Muhammadiyah yang mestinya lebih modern hamper keteteran mengikuti bahkan muncul di sosmed.

Beragama Harus Tambah Arif Bukan Makin Bodoh

Ilustrasi

Maka saya pun berucap penuh penghakiman, "Karena memang itulah kepribadian sebagian besar dari kita. Frekuensi yang sama."

"Bisa jadi. Tetapi bisa juga karena kebodohan. Acara-acara kebencian itu begitu heboh, serangkaian kata-kata kebencian yang diucapkan berulang kali. Repetitif. Menghipnotis...."

Pages