Caci Maki

Terima Kasih FPI, Terima Kasih HTI

Ilustrasi

Sungguh pak Prabowo ini cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Kami kagum takjub melihat HTI FPI seperti kerbau dicocok hidungnya didepan dia, dan bersedia berada dibelakang dia. Ini mukjizat, dia punya mantera ajaib yang mampu menyamarkan segala identitas dan jatidiri sebenarnya, sehingga HTI FPI terkecoh dan mau mendukung dia. Kalau bukan karena campur tangan dari Allah, dia tak bisa melakukannya. Padahal dialah harapan kami terbesar untuk menggebuk siapapun yang punya mimpi khilafah.

Tentang Bahar Dan Hal Lainnya

Ilustrasi

Karenanya, saya bingung ketika para agamawan kelompok tertentu, datang dengan memaksakan “budaya” atau aturan tertentu, sembari merendahkan budaya atau aturan lokal yang sebetulnya sudah baik.

Mereka datang dengan jubah besar panjang dan tutup kepala penuh, sembari memandang sinis ke batik, kebaya, baju kurung dan sebagainya.

Mencontoh Perilaku Kyai Papua

Ilustrasi

Sebagian penceramah ada yang keras nadanya, keras isinya. Menghujat, menakut-nakuti, teriak, mengajarkan benci, main hakim sendiri. Sedihnya, yang begini malah punya nama, jadi idola. Diundang ke mana-mana. Tua muda terpesona. Takbir dan jihad berkobar. Padahal itu emosi yang diumbar, menyebar gusar. Jemaah pulang mungkin senang, tapi bukan dengan hati tenang.

Emang Keturunan Nabi Kebal Hukum?

Ilustrasi

Ingat lagi..
Gelar habib TIDAK OTOMATIS disematkan kepada SETIAP keturunan Nabi. Gelar Habib disematkan oleh sesama sayid (sebutan untuk kturunan Nabi) karena kualitas keilmuan dan kezuhudannya.

Saya tak paham kenapa Bahar Bin Smith memyematkan gelar itu. Mungkin untuk kepentingan pribadi. Sudah jelas dari bideo ceramah2nya, tak ada satupun contoh yg menunjukkan dia belajar ilmu agama

Sayyid Bahar Bin Smith Disidik Oleh Kepolisian Atas Ujaran Kebencian

Ilustrasi

Menggelari seorang Sayid dengan HABIB membutuhkan pengakuan dari para pemuka agama untuk keilmuan, kebijaksanaan dan kesantunannya. Dan tentu saja pengakuan dari para Alawiyin sendiri. Jadi bukan dirinya sendiri yang menggelari

Bahkan Alwi Shihab dan Quraih Shihab tidak bersedia digelari Habib atau memakai gelar Sayid-nya. Padahal mereka berhak. Semata karena tanggung jawabnya memang berat.

Pages