BPK

Kasus RS Sumber Waras, Sesat Pikir Ketua BPK Masih Berlanjut

Oleh : Ryo Kusumo

Perih melihat hari demi hari kemajuan yang di perlihatkan oleh dua lembaga berwenang di negara ini untuk mengungkap kasus Sumber Waras, KPK dan BPK, entah mereka saudara kembar atau saudara lain ibu, tapi kelakuan keduanya cukup meresahkan, terutama BPK yang sungguh bertentangan dengan akal pikiran.

Bantahan Telak Dirut RS Sumber Waras, Hantam BPK dan Lawan Politik Ahok

Oleh : Suci Handayani

Polemik RS Sumber Waras hampir dipastikan saat ini semakin jelas dan terang benderang setelah Direktur Utama Rumah Sakit Sumber Waras, Abraham Tedjanegara menjelaskan beberapa hal yang selama ini memicu kecurigaan BPK.

Abraham dengan jelas memaparkan beberapa fakta yang membuat kasus RS Sumber Waras terkesan ruwet dan menimbulkan kebimbangan Diakui atau tidak, pendapat publik sempat terbelah, terutama orang-orang yang simpati kepada Ahok dan bersiap memberikan dukungan pada Pilgub 2017 mendatang.

Audit BPK Justru Membuktikan Ahok Clear

Oleh : Mike Reyssent

SEKALI LAGI BACANYA PELAN PELAN YA... MINUM AIR PUTIH DULU, TARIk NAPAS DALAM DALAM, KEMUDIAN LEPAS PELAN PELAN, DAN LAKUKAN SEBANYAK 7 KALI. Ok? *

Kasus pembelian lahan Sumber Waras, sekarang mulai diutak atik lagi setelah kasus reklamasi pantai dianggap sudah selesai. Saya tidak mau panjang kali lebar lagi nulis soal ini... Sekarang kita buktikan aja siapa yang punya bukti dan siapa yang menghitungnya lugu..

Diawali kecurigaan BPk mengenai pembayaran tunai saat pembelian lahan tersebut...

Ahok Di Atas Angin, Polemik Reklamasi Selesai, Niat Jahat Sumber Waras Terbongkar

Oleh : Assaro Lahagu

Polemik sengit reklamasi Teluk Jakarta akhirnya selesai. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, menghentikan sementara (moratorium) reklamasi Teluk Jakarta. Keputusan itu diambil dalam pertemuan bersama Menko Kemaritiman, Menteri Lingkungan hidup dan kehutanan dan Menteri KKP (diwakili), seperti dilansir Detik.com (Senin, 18/4/2016).

Lalu apa esensi dari moratorium itu?

Penjelasan Direktur RS Sumber Waras Atas Kecurigaan BPK

REDAKSIINDONESIA-Direktur Utama Rumah Sakit Sumber Waras Abraham Tedjanegara mengatakan, tidak ada kesepakatan antara RS Sumber Waras dan Pemprov DKI dalam menentukan batas waktu pembayaran sebagian lahan Sumber Waras.

Hal tersebut disampaikan Abraham dalam menampik kecurigaan Badan Pemeriksan Keuangan akan waktu transaksi jual-beli sebagian lahan sumber waras.

BPK menilai waktu terjadinya transaksi itu tidak wajar, yakni yakni pada 31 Desember 2014, lewat pukul 19.00, atau lewat jam kerja.

Siapa Berani Menantang Ahok Dalam Kebersihan Harta Kekayaan?

Oleh : M Jaya Nasti

Saat ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sedang bertarung hidup atau mati melawan BPK dalam kasus pembelian tanah milik RS Sumber Waras. JIka Ahok yang kalah maka berakhirlah karirnya dan dia masuk bui. Meskipun ia tidak menikmati uang korupsi itu, Ahok akan dinyatakan melakukan korupsi karena melakukan pembelian tanah RS Sumber Waras yang harganya dinilai kemahalan. Ia mungkin terkena pasal memperkaya orang atau pihak lain yang menyebabkan timbulnya kerugian Negara.

Pages