Bom

Keberanian Seorang Jokowi

Ilustrasi

Foto 3. 
Foto saat presiden Jokowi ikut hadir dalam aksi 212 tahun 2016 yang lalu. Padahal sebelumnya sudah diingatkan agar tidak perlu hadir di sana. Namun presiden tetap bersikeras untuk menemui "7 juta" umat islam itu. Padahal dari sekian banyak yg hadir mayoritas adalah anti kepada presiden. Tidak mustahil di sana ada kelompok ekstrimis yg ikut dalam aksi yg setiap saat bisa mengancam nyawa presiden. Tapi begitulah, Jokowi tipe presiden bernyali.

Selamat Jalan Sys NS

Ilustrasi

Membantu SBY jadi presiden, Sys tidak dapat jatah kursi di pemerintahan. Ia juga gagal menjadi Ketua Umum Partai Demokrat untuk menggantikan posisi SBY pada 2005 dan tak lama ia pun akhirnya keluar dari partai yang ia dirikan bersama SBY dan tujuh orang lainnya itu. Kita tentu masih ingat rumah Sys sempat disatroni orang tak dikenal saat menjelang Pilpres 2004.

Musafir Suluk Yang Tetap Sholat Meski Dihujani Peluru

Ilustrasi

(Jadi inget terlibat debat minggu lalu, mereka-mereka yang protes dan boikot film “Naura”, kenapa penjahatnya harus muslim, berjanggut dan beristighfar. Lha film penjahat di negara dengan penduduk 85-90% muslim, secara probabilitas kemungkinan penjahat beragama Islam ya 85-90% juga. Fakta biasa aja. Membicarakan muslim salah dan jahat itu fakta biasa sekali, seperti kejadian diatas. Justru perlu dibincang, dikuliti, dipahami, agar bisa dihindari)

Menunggu Ustadz Bakhtiar Nasir Bersimpati Soal Bom Mesir

Ilustrasi

Kini, katanya BN telah meminta maaf kepada NU dan Warganya, namun menurut saya ada kejanggalan pada sikap BN sekarang, karena permohonan maafnya bertepatan dengan mulai turunnya kredibilitasnya dimasyarkat juga bertepatan dengan di tolaknya ia diberbagai daerah, ditambah lagi MUI yang selama ini di gadang-gadang sebagai kekuatan pelindung GNPF malah justru Fatwanya selalu bertolak belakang dengan GNPF.

Kelompok Intoleran Indonesia Diam Meski Ada Masjid Di Mesir di Bom Teroris

Ilustrasi

ISIS memang punya motif untuk menghabisi kaum Sufi ini. Dari segi aqidah Wahabi mereka yang sering menyebut kaum pengikut Tasawuf sebagai musyrik dan sesat, juga mereka terlibat konflik bersenjata dengan kaum Sufi di Sinai.
ISIS memang sedang terlibat perang dengan etnis Al Sawarka ini, tapi apa mereka tidak memiliki cara yang lebih gentle selain menyerang lawan yang sedang beribadah?

Bom Kampung Melayu; Haruskah Keluarga Kita Jadi Korban untuk Bisa Berempati?

 

Saya turut mengalami bagaimana tegangnya dialog dalam grup WA tersebut, segala do’a keselamatan terucapkan ditengah komunikasi keadaan dilapangan dari saudara yang sedang mencari dan upaya-upaya lain yang dilakukan untuk mendapatkan sekedar kabar dari 2 orang tersebut. Ada saudara yang mendatangi kantor kepolisian setempat, rumah sakit , selain yang mencoba mendatangi lokasi kejadian. 

Pages