Bijak

Ini Alasan Islamnya Nusantara Begitu Istimewa

Ilustrasi

Saya jadi teringat pada sebuah riwayat Sahabat Umar yang pernah "gila" disaat "waras" dihadapan Rasululullah SAW. Pernah suatu ketika dia bercerita sambil tertawa, kemudian menangis tersedu-sedu seperti orang gila disaat beliau sudah memeluk Islam. Apa sebab? Beliau tertawa karena teringat bagaimana saat menciptakan berhala sebagai tuhan yang terbuat dari manisan dan ketika lapar, beliau memakan "tuhan"nya sendiri.

Mendiamkan Atau Meneladani?

Ilustrasi

Selain begitu, kata-kata dan caranya berkata-kata tersebut menunjukkan bahwa dia bukan seorang yang mengerti (alim), bukan orang hebat, apalagi Arif (bijak-bestari). Orang 'alim, yang hebat dan yang 'arif, tidak akan berkata-kata buruk, kasar, menuduh, berdusta, memfitnah dan sejenisnya.

Seorang ulama (Ibn Qayyim al-Jauziyah?) mengatakan ;

Pages