Bendera

Merah Putih VS Bendera Rasulullah

Ilustrasi

Ajaran Islam tidak menentukan warna bendera. Bendera Rasulullah saw bukanlah syiar agama, akan tetapi hanya kode untuk mengisyaratkan strategi perang (alwanu rayat fi tilkal fatrah lam takun tumatstsilu syiaran walakin rumuz). Bendera Rasulullah saw dikibarkan oleh tentara pilihan yang paling pemberani, yakni Hamzah, Ali bin Abi Thalib, dan Mush’ab bin ‘Umayr.

Menakar Kualitas Hadits Tentang Bendera Rasulullah

Ilustrasi

Riwayat At-Thabarani dihukumi lemah karena di dalam rangkaian sanadnya terdapat rawi bermasalah, yaitu Ahmad Ibn Risydin. Menurut An-Nasa’i, Ibn Risydin adalah seorang pembohong kadzdzab (pembohong). Adz-Dzahabi menyebut Ibn Risydin sebagai pemalsu hadits (muttaham bil wadh’i). Ibn ‘Adi mengakui bahwa Ibn Risydin salah satu orang yang paling banyak meriwayatkan hadits, namun sangat disayangkan kebanyakan periwayatannya munkar dan palsu.

Alasan Mengapa Tak Sembarangan Orang Boleh Bawa Ar Royya dan Al Liwa

Ilustrasi

Saat Abdullah bin Rawahah gugur, bendera diambil olehTsabit bin Arqam, itupun ia memanggil para sahabat untuk menentukan siapakah yang akan memegang bendera itu selanjutnya. Pilihan jatuh ke tangan Khalid bin Walid, yang akhirnya menjadi panglima yang membawa kemenangan bagi pasukan muslim dan memukul mundur pasukan Romawi.

Bendera Rasul, Jangan Mau Dibohongi ISIS dan HTI

Ilustrasi

9. Jadi kalau ISIS dan HTI tiap saat mengibarkan liwa dan rayah, emangnya kalian mau perang terus? Kok kemana2 mengibarkan bendera perang?
10. Kalau dianggap sbg bendera negara khilafah, kita ini NKRI, sudah punya bendera merah putih. Masak ada negara dalam negara?! makar!
11. Ok skr bagaimana status hadits soal bendera ini? Kita bahas yah pelan-pelan
12. Hadis riwayat Thabrani dan Abu Syeikh yg bilang bendera Rasul hitam dan panjinya putih itu dhaif

Pages