basuki tjahaja purnama

Cukup Hanya Dukung Ahok?

ilustrasi

Saya rasa pendukung Ahok juga merasa begitu ketika Jokowi tak mau campur tangan untuk bantu Ahok. Mereka lebih sakit hati pada Jokowi, padahal yang menjatuhkan Ahok bukanlah Jokowi. Seandainya Jokowi ingin membantu pun, tangannya juga terbelenggu aturan bahwa eksekutif tak bisa intervensi di pengadilan, atau tatanan hukum akan rusak dan semua orang merasa berhak semau gue karena Presiden memberi contoh. Hasilnya bisa chaos, yg mungkin memang diharapkan lawannya.

Beda Konteks Antara Memaafkan Ahok Dan Prabowo CS

Ilustrasi

 Apalagi sebelum pak Makruf Amin mendukung pak Jokowi sbg cawapres pak Jokowi, pak Makruf Amin sbg ketua MUI memfatwakan bahwa muslim boleh mengucapkan selamat natal kpd umat kristen, tanpa peduli kaum pembenci pak Ahok tidak setuju dgn fatwa tsb. Jadi kalau Ahokers dukung pak Jokowi sbg teman pak Ahok nyapres tanpa mempersoalkan pak Makruf yg pernah menzalimi pak Ahok sbg cawapresnya, itu sudah pantas disebut Ahokers smart. Ga pantas disebut Ahokers ga punya prinsip.

Kebaikan Istri Ahok Tak Berhenti Meski Bukan Istri Gubernur

Ilustrasi

Beliau sering menanyakan kabar bayi saya setelah tahu ia sempat masuk NICU, sama sekali tidak bahas soal kerjaan. Beliau membuka pendidikan lanjut dan karir bagi saya, padahal sama sekali tidak kenal sebelumnya dan saya bukan anak orang penting.

Antara yang Menerima Vonis Penjara dan yang Kabur

 

Ketika saya menanggapi rekonsiliasi nasional yang didengungkan oleh wan Anies, tiba2 ada yang komen, gantung aja Ahok. Orang yang suka berargumen pakai dalil Islam, kok seperti itu komennya. Belajar Islam dari mana, sampai bisa hatinya sekeras batu, kejam tak berperikemanusiaan seperti itu?

Di Bawah Bayang-Bayang Ahok

Ilustrasi

Belum lagi pengamatan kritis dari para pendukung Ahok. Apapun yang dilakukan Anies pasti discrutinized habis2an. Sangkaan korupsi akan menghantui setiap geraknya. Berbagai macam tuduhan siap menerkam dalam setiap pengambilan keputusannya. Bila sampai ada standard yang menurun dari masa2 Ahok, siap2lah mendapat bullyan bertubi2. Bahkan tidak menutup kemungkinan munculnya hoax untuk mendiskreditkan pencapaian Anies.

Membela Marwah Kyai-Kyai Nahdlatul Ulama

Ilustrasi

Sebagai seorang ulama yang tidak saja alim, tetapi juga arif dan wara', saya yakin KH. Ma'ruf Amin tidak akan melibatkan massa dan para santrinya dalam masalah ini. Beliau pasti akan mencegah ummat melakukan gerakan massa untuk membelanya atas nama apapun. Karena tidakan seperti ini tidak saja mengganggu dan merusak hukum yang telah menjadi kesepakatan bersama, tetapi juga beresiko menimbulkan kemudharatan yang lebih besar.

Nafsu Menyeret Ahok Ke Penjara

Basuki Tjahaja Purnama

Oleh Muis Sunarya

Drama kasus Ahok tentang al-Maidah 51 berakhir klimaks. Demo anti-Ahok benar-benar terjadi kemarin. Tujuannya satu, menyeret Ahok ke penjara. Dengan begitu usaha menggagalkan Ahok sebagai cagub DKI Jakarta tercapai.

Bukan sok tahu atas apa yang belum atau bakal terjadi, tapi menurut persepsi saya yang awam tentang realitas politik, yang konon sulit ditebak. Bukan juga mendahului tukang survei. Tapi berdasarkan pada arus politik dan kepiawaian Ahok dalam beberapa peristiwa yang menggoyangnya.

Ahok : Saya Pilih Kalah Daripada Kehilangan Kepercayaan

Ilustrasi

Kalau ada orang yang saat ini paling membetot perhatian publik, salah satunya bisa jadi Basuki Tjahaja Purnama. Dia tak lain Ahok, Gubernur DKI Jakarta. Watak dan intonasi suaranya di atas rata-rata. Ceplas ceplos, seolah tak mau tahu lawan bicara sreg atau tidak. Kini setelah tak `sengaja` menjadi orang nomor satu di DKI, Ahok berencana kembali menakhodai Ibu Kota hingga 2022.

Pages