Bangsa

Jokowi Pemikir Sederhana

ilustrasi

ni juga komentar oposisi yang memprihatinkan dan nggak mau melihat fakta. Dia jelas bukan orang yang ingin bergerak maju. Orba adalah sejarah buram negeri ini. Dimana penguasa membungkam suara yang berbeda tanpa proses hukum. Mahasiswa bisa weselnya distop oleh aparat gara-gara mengkritik pemerintah. Tentu banyak lagi daftar dosa2 Orba sehingga muncul reformasi menurunkan Suharto. Jangan lupa.

Benarkah Orang Arab Lebih Utama Dalam Islam?

Ilustrasi

Imam Tirmidzi memberi catatan penting: “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Abu Badr Syuja’ bin al Walid. Dan saya mendengar Muhammad bin Isma’il (yaitu Imam Bukhari) berkata; “Abu Dhabyan tidak pernah berjumpa dengan Salman, karena Salman meninggal dunia sebelum Ali (meninggal).”

Bangsa Bermental Kepiting

Ilustrasi

Mungkin saya salah, tapi perilaku serupa tampaknya ditunjukkan oleh bangsa kita saat ini.

Saya pernah mendengar kisah dari orang-orang Indonesia yang mencoba peruntungan dengan menjadi imigran gelap di negeri orang. Well mungkin ini bukan contoh yang baik karena ada sedikit unsur melanggar hukum disana. Tapi ada hal yang bisa jadi refleksi juga buat kita.

Seribu Alasan Dukung Jokowi

Ilustrasi

Hal yang paling berpengaruh dalam pilihan politik saya, sejak awal sekali adalah: Saya melihat masa depan anak2 saya dengan pondasi sekarang akan lebih aman, karena saya yakin yang Jokowi bangun saat ini emang menyakitkan, tapi akan dinikmati oleh anak-anak cucu kita kedepan. Dengan kemandirian ekonomi yang akan bersanding dgn negara2 maju lainnya.... Proses membangun itu emang menyakitkan.... seperti anda bangun rumah dengan segala keterbatasan, begitu lah analogi sederhana akan apa yang Jokowi lakukan....

Kejamnya Jari Penyebar Hoax

Ilustrasi

Hoax tersebut akhirnya sampe pada Orang tua saya yang tinggal di kaki Gunung Slamet. Mendengar berita seperti itu kedua orang tua saya sakit, bahkan Abah saya sampai tidak mau dan tidak bisa makan berhari hari memikirkan anak kesayangnya dikabarkan dan dijelekan serta di acuhkan begitu rupa. Ratusan pelanggan bisnis saya tak lagi berbelanja, saya tak boleh lagi jualan ditempat biasa. Teman yang biasa saling sapa tiba tiba diajak salaman saya tidak mau.

Hidup dan Beragama Setengah

Ilustrasi

Ketika pemerintah sedang fokus menjalankan "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" (Sila ke-5), ada Mahasiswa yg memberikan kartu kuning dan itu mereka bilang sebagai Aset Bangsa

Menjalani hidup dan Beragama itu jangan SETENGAH-SETENGAH harus KONSISTEN, agar pola pikir dan daya nalar juga tidak SETENGAH, Ibadah tidak SETENGAH, dan Tuhan pun tidak menilai nya sebagai amal yg Setengah.

Pages