Arifin Ilham

Bijaklah Menghadapi Kematian Seseorang

ilustrasi
Sekitar lima atau enam bulanan lalu, saat ustadz arifin tergolek lemah di rumah sakit, yang menyempatkan waktu di sela padat kegiatannya untuk menjenguk ustadz arifin justru sosok yang kerap kali ia serang, sosok kurus itu hendak membalas apa yang telah di perbuat ustadz arifin terhadapnya dengan menjenguknya, mendoakan dan menguatkannya, sekaligus menegaskan bahwa ia telah memaafkannya, dari sini saya mem

In Memoriam Ustaz Arifin Ilham

Saya tidak mengikuti lagi perkembangannya karena bekerja dan bermukim di Singapura.

Belakangan saya diberitahu bahwa diantara sejumlah orang yang hadir pada waktu itu adalah Arifin Ilham. Sosok ganteng asal Banjar yang kemudian mengelola Masjid Khadafi dan majelis dzikir Al Zikra.

Kabar angin dia beroleh dana banyak dari Libya. Radio Roja konon juga dapat dana dari Libya. Saya tidak tahu kebenarannya karena tidak mengikuti perkembangannya.

Orang-Orang Pemaaf

ilustrasi

Sering kesal kalau menonton film di mana jagoannya sedang bertarung dengan pihak yang berbuat onar dan menyengsarakan. Saat di mana ada kesempatan sang jagoan bisa menghabisi nyawa lawan, dia malah berhenti dan agak tertahan. Dia memilih untuk memaafkan dan nantinya si lawan punya kesempatan untuk kembali menyerang. Kalau saya yang jadi jagoan, saya habisin dia, sorry saja kalau tiada ampun dan saya juga bukan Tuhan.

Melampaui Politik

ilustrasi

Tetapi Jokowi tetaplah Jokowi. Dia tidak peduli apakah cium tangannya kepada orang yang lebih sepuh atau langkah kakinya untuk menjenguk orang yang sedang sakit berdampak secara politis atau tidak. Barangkali dia berpikir kalau berdampak ya alhamdulillah, tetapi kalau pun tidak ya tetap alhamdulillah. Tidak ada yang dirugikan dengan membuat orang lain senang, bukan?

Yang Sunah itu Monogami bukan Poligami

Ilustrasi

Ayat di ataslah yang selalu dijadikan dalil poligami. Bahwa poligami--katanya-- syariat Islam yang digariskan Al-Qur'an. Poligami adalah sunah Rasul karena Rasul berpoligami. Lebih ekstrem lagi bahwa suami yang hendak berpoligami tidak perlu izin dari istri pertamanya. Jauh lebih parah dari itu kini justru para perempuan Muslimah sendiri yang meminta dirinya dipoligami.

Pages