Anti Pancasila

Mengapa Saya Jadi Target Serangan Kelompok Radikal

Ilustrasi

Saya tidak akan main aman, kalau main aman, saya berpolitik seperti yang lain-lain. Main aman karena takut diserang, dibully, yang mungkin juga main aman dan takut karena punya kesalahan. Bagi saya perjuangan melawan radikalisme dan politisasi agama tidak cukup di luar sistem dan hanya dari pihak masyarakat sipil saja (seperti yg saya lakukan sebelum ini). Perlu dilanjutkan dengan adanya kebijakan dan peran Negara untuk melawan radikalisme ini (selain Negara juga melayani rakyat, mencerdaskan, menciptakan lapan

HTI Berkamuflase Dari Papua

Ilustrasi

Sebagaimana kita ketahui bersama, pengadilan HTI beberapa waktu lalu sempat ramai di medsos. Gus Guntur Romli dan kiai Ishomuddin menjadi target lontaran miring dan fitnahan selepas beliau berdua menjadi saksi di PTUN. Dan setelah kesaksian yang membungkam itu, kini ada sebaran video ceramah seorang ustadz yang ada label bendera HTI yang diakhir videonya terkesan nasionalisme banget.

Jubir HTI Terdiam Dengan Bantahan Ahli PBNU

Ilustrasi

Berikut ini saya ceritakan "debat panas" saya dengan Ismail Yusanto (juru bicara HTI) sebagai penggugat dalam urusan yang sensitif ini:

Dalam sidang gugatan eks-HTI di PTUN, Ismail Yusanto bertanya kepada saya sebagai saksi ahli, "Menurut saudara ahli menegakkan khilafah itu hanya ilusi, tetapi mengapa anda menyatakan bahwa HTI menjadi ancaman bagi keutuhan NKRI?"

Membungkam Jubir HTI Di Pengadilan

Ilustrasi

(Tapi yang pasti saya mulai tidak tertarik ide Khilafah Hizbut Tahrir karena isinya hanya dogma, bukan diskusi, isinya propaganda bukan kajian kritis, untuk semua persoalan yang dibahas, jawabannya cuma satu: Khilafah. Apapun masalahnya, jawabannya Khilafah. Saya masih ingat buletin-buletin HTI era SBY yang membahas kenaikan listrik dan BBM, proyek yang mangkrak dan investasi asing, semua solusinya: Khilafah.

Mengapa Saya Tak Ijinkan Anak Ikut Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Keagamaan

Ilustrasi

Fenomena ini sesungguhnya sudah terjadi sejak pertengahan tahun 1980-an di kampus-kampus. Saat saya kuliah beberapa teman SMA yang dikenal sangat terbuka tiba-tiba menutup diri dari pergaulan setelah ikut kegiatan berbasis agama di kampusnya. Untuk mencari jodoh mereka sampai dipilihkan oleh gurunya.

Ini Sebab NU Anggap HTI Berbahaya

Ilustrasi

4. 1. Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara Republik Indonesia bukanlah Agama, tidak dapat menggantikan Agama dan tidak dapat dipergunakan untuk menggantikan kedudukan Agama.

5. 2. Sila ketuhanan yang maha Esa dasar Negara Republik Indonesia, menurut pasal 39, ayat 1 UUD 45 yg menjiawai sila2 yg lain, mencerminkan Tauhid menurut pengertian keimanan dalam Islam.

Pages