ansor

One Day One Hoax (Bodoh)

Ilustrasi

Sudah diberikan klarifikasi oleh pihak GP Ansor bahwa itu tidak benar. Namun untuk keberadaan banner ini, saya masih belum tahu apakah benar ada atau tidak dan dipasang dimana. Yang pasti ini merupakan ulah tangan-tangan jahil yang hanya ingin mengadu-domba dan memecah-belah. Kaum seperti ini harus ditegasi. Jangan sampai negeri ini dikuasai oleh mereka, bisa bahaya! 
.

Apakah Dubes Saudi Perlu Diusir?

Ilustrasi

Nah, bagaimana dengan orang Indonesia? Sanggup? Masyarakat Indonesia masih sangat banyak yang mengira rezim Saud adalah representasi umat Islam. Kelompok-kelompok radikal yang selama ini terindikasi kuat berafiliasi dengan Saudi hampir pasti akan memanfaatkan situasi. Demo berjilid-jilid. Bahkan sangat mungkin mereka menyerukan angkat senjata melawan ‘rezim anti-Islam’. Dana, senjata? Gampang. Lagi-lagi, Suriah buktinya.

GP Ansor Ormas Sesat?

Ilustrasi

GP Ansor atau lebih lengkapnya Gerakan Pemuda Ansor merupakan salah satu Badan otonom yang mewadahi pergerakan kaum pemuda NU. Gerakan ini lahir tahun 1934 dengan nama Ansor Nahdlatul Oelama (ANO). Namun jauh sebelum itu, KH Abdul Wahab Chasbullah mendirikan organisasi bernama Syubbanul wathon atau yang berarti pemuda tanah air. Salah satu pemimpinnya adalah Abdullah Ubaid, yang menjadi inisiator berdirinya GP Ansor.

Banser Itu Ga Ada Nyalinya

Ilustrasi

Mau petasan ditaruh di atas kepala, jika Kiyainya bilang diam! Biar kiyamat tinggal 2 hari, petasan pun akan meledak dalam hitungan detik, mereka para Banser tidak akan bergeming sedikitpun. Karena bagi mereka para Banser yang notabenenya Santri, membantah apalagi berinisiatif melangkahi dawuhnya Guru bukan hanya kuwalat, tapi dosa besar. Paham!

Banser NU Cerdas

Ilustrasi

Untung Banser NU cerdas, dengan tidak masuk ke dalam skenario mereka. 
Segala penghinaan terhadap Banser, segala pengrusakan terhadap kantor Banser, pemantik pembubaran Banser dan intimidasi terhadap anggota Banser, maka sikap Banser tetap satu komando. 
Langkah Banser adalah melaporkan ke yang berwajib (polisi), biar polisi yang menyelesaijan pendholiman ini.

Bela Rasa

Ilustrasi

Maka kita mendapat bukti tak terbantah: kemanusiaan cuma taik ledik. Moral dan belarasa hanya kosmetika peradaban. Agama dan spiritualitas terasa sebagai gincu murahan. Kita, termasuk saya, cuma bersedia menanggung derita dan nyeri anak-anak kita, tapi bukan tetangga kita, apalagi duaratusan manusia tak dikenal.

Saat Ini Banser Pasang Badan Demi NKRI Lawan HTI

Ilustrasi

Kedua adalah kelompok politik yang tidak searah dengan dukungan politik NU pd Pilpres 2019. Meskipun NU mendeklarasikan diri sebagai ormas Islam yang berposisi netral, namun siapa yang tidak mengasosiasikan KH. Ma’ruf Amin sebagai simbol atau sosok tokoh NU. Kelompok ini sebenarnya hanya “pembonceng” saja. Mereka tidak peduli dgn HTI atau apapun. Isu yg mereka angkat adalah bahwa saya atau kami tidak mengenal HTI, yang kami tau ketika kalimat Tauhid dibakar, maka kami marah.

Provokasi HTI di Hari Santri

Ilustrasi

HTI jauh lebih buruk dari Partai Komunis. Masyarakat awam tidak mudah menerima dan mengidentifikasi HTI sebagai anasir yang berbahaya. Mereka memakai bahasa dan simbol yang relatif sama. Mereka pandai membaur dan memperlihatkan diri sebagai sosok yang suci sembari mulutnya menebar kata-kata suci. Rasisme, Primordialisme dan Absolutisme organisasi ditutupi dengan ayat-ayat suci. Pola dan Metode gerakan mengadopsi Komunis dan Fasis.

Pages