anjing

Rekonsiliasu

Hatta, bisa jadi, para asu ini mungkin mendengar cerita Bharatayudha. Ketika Yudhistira mangkat ke sorga, dalam titian serambut dibelah tujuh, di mana langkahnya diikuti seekor asu. Bathara Indra mencegatnya, “Engkau boleh meneruskan langkah, masuk ke sorgaloka yang dijanjikan. Tetapi asu itu harus berhenti sampai di sini,...”

Hidayah Anjing

ilustrasi

Jika dia di Makkah tadi, sangat bisa jadi dia akan menemukan anjing - anjing berkeliaran di sekitar Masjidil Haram. Bahkan masuk teras masjid.

Kita berharap orang ini mengusap jenggotnya seraya minta ampun kepada Tuhan. Dan sadar berapa kejam perbuatan dia terhadap wanita dan anjingnya.

Berguru pada Anjing

Kami santri kecil dan awam tentu jadi antipati dan cenderung jengah berhubungan dengan anjing. 

Bahkan tak jarang ada teman kami bersikap kasar tanpa belas kasih kepada makhluk yang tidak berdosa ini. 

Hingga suatu hari ada anjing malang tersesat ke lokasi kami. Tak hayal tanpa belas kasihan ada teman yang melempari anjing itu supaya pergi. Tak puas, ada yang membawa kayu dan memukulkan ke anjing tanpa ampun. 

Cerita Tentang Anjing Saya

ilustrasi

Ada hal mencengangkan dari kelakuan Si Patih, kalau menemukan anak atau telur burung di ladang dia akan membawakannya ke kami tanpa merusak atau melukainya. Sekali waktu pernah juga membawakan kunci rumah yang jatuh tercecer ketika kami jalan-jalan keluar desa. Soal mengambilkan barang jatuh ini kadang merepotkan, sering baju yang dijemur jatuh dan Si Patih akan sigap mengambilnya, ya terpaksalah itu baju dicuci ulang alias disucikan karena kena najir liurnya.

The Dogs of Macca

ilustrasi

bukankah darah menstruasi itu juga najis.. 
dan apakah itu pembenaran untuk memusuhi dan menyakiti ibu, istri, anak perempuan, dan wanita yang sedang datang bulan?

berawal dari riwayat mengenai wadah air minum yang dijilat anjing, yang kemudian oleh Nabi diminta untuk dicuci 7x.. 
beberapa madzhab membatasi kenajisannya hanya sebatas liur.. memegangnya boleh..

Kursi Roda Masuk Masjid

ilustrasi

Akhir - akhir ini wacana keagamaan khususnya Islam banyak didominasi oleh hiruk pikuk politik praktis demi memuaskan hasrat kekuasaan segelintir orang. Khasanah Islam yang begitu luas dipangkas, dipersempit, dan dikebiri seakan Islam hanya mengurusi soal - soal yang terkait dengan perebutan kekuasaan dan politik praktis. Sehingga Islam menjadi tidak peka terhadap persoalan - persoalan sosial yang ada di sekitarnya.

Cara Melokalisir Isu Anjing Masuk Masjid

ilustrasi

Contoh lain. Misalnya, anak saya bertengkar dengan sahabatnya yang beragama Hindu. Ketika melokalisir masalah, maka saya pantang mengata-ngatainya dengan sebutan "Dasar Hindu Kurangajar". Pun demikian dengannya. Nggak usah bilang "Muslim Teroris". Sebab, ada banyak sensitivitas di negeri ini, termasuk ungkapan bernama SARA. Cukup diselesaikan dengan baik-baik. Masing-masing ortu ngobrol dengan kepala dingin. Selesai di tahap kekeluargaan. Tanpa harus naik di level hukum.

Pages