anies sandi

Mental Pecundang (Tanggapan Analisis Harsubeno Arif)

Ilustrasi

"PLAYING VICTIM"
Jadi sangat disayangkan Hersu menulis artikel yang terkesan "playing victim" yang mencoba memposisikan Anis dan Sandi adalah pihak yang teraniaya dan akan terus menerus di ganjal. Komentar dia ini nampaknya paralel dengan PKS yang menyalahkan Djarot jika program DP rumah nol persen gagal dilaksanakan.

Anies-Sandi Menang, Apa Keuntungan Umat Islam?

 

Umat Islam yang kemarin saat Pilkada jenazah keluarganya ditolak untuk disholatkan di masjid-masjid, atau umat Islam pendukung Anies-Sandi yang menolak mensholatkan jenazah itu?

Umat Islam yang berduyun-duyun demonstrasi berjilid-jilid atau umat Islam yang merasa demo itu hanya sekadar menunggangi agama untuk kepentingan politik Pilkada saja?

Saya Menolak Move On

 

Jika Pilkada hanya sekedar perhelatan politik lima tahunan, saya memang gak mau memikirkannya lagi. Saya setuju perhelatan itu sudah selesai dan kini jakarta memiliki Gubernur baru. Itu faktanya. Bagi saya sendiri yang bukan bagian dari tim sukses, bukan termasuk organ relawan dan bukan warga Jakarta juga, gak ada urusannya terus menerus berkubang dengan menang dan kalah dalam Pilkada yang lalu.

Pilkada DKI, Intimidasi dan Ali Syariati

Seorang kawan bercerita, bagaimana ada seorang bocah perempuan yang terus menangis meminta orang tuanya memindahkannya dari sekolah karena setiap hari kawan sekolahnya mengolok dengan sebutan " China kafir, Anak Ahok, gantung china". Atau bagaimana ketakutannya warga komplek perumahan dengan mayoritas Thionghoa saat membaca beragam Spanduk dan ujaran kebencian " Aksi bela Islam, Ganyang China atau Usir China Komunis". Sayatan luka peristiwa 98 masih berbekas basah dalam ingatan mereka, dan ujaran kebencian itu menjadi cuka yang kembali menoreh pedih.

Ini Dia Penyebab Kekalahan Ahok

 Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Pilkada DKI Jakarta ini memang dibilang paling keras dalam menyerang pesaingnya, istilahnya sudah tidak ada lagi etika demokrasi, walau mulut manis tapi kenyataannya sangat sadis. Itu semua karena mereka yang tampil dalam Pilkada itu tidak berpikir untuk menjadi pemimpin untuk kesejahteraan rakyatnya, melainkan apapun caranya harus bisa berkuasa!

Medan Debat yang Cocok untuk Anies

Jika Anies memaksakan ikut debat, bukannya akan menambah dukungan, tapi malah akan menggerogoti 39 % suaranya, karena dengan situasi kondusif sekarang ini setelah badai 7 juta manusia, maka setiap orang dapat dengan mudah menalar semua program Pasangan Calon Gubernur. Kecuali mereka yang pekok awet

Mungkin 4 kategori pemilih ini sebagai medan perjuangan Anies dan cheerleadernya

Pages