Anies Baswedan

Pak Anies, Mundur Sajalah

Kepiawaian anda dlm hal tanya jawab dapat dimaklumi karena latar belakang anda adalah dosen dan sempat menjadi rektor walau khabarnya dgn jalan yg sedikit kotor. Universitas Paramadina, dimana almarhum Cak Nur yg membidaninya, namun akhirnya sang istripun harus meninggalkannya karena tiba-tiba ada gerombolan yg masuk menguasainya, dan itu termasuk anda katanya.

Reuni untuk Anies yang Tak Pernah Pede

Kita tahu itu adalah acara politik. Bukan acara agama. Tujuannya bikin gaduh. Bikin suasana tentram jadi bermasalah.

Dari Saudi Rizieq berkoar. Menuding Jokowi. Menuding PBNU. Menuding Ahok. Entah apa maunya.

Mereka bilang Islam rahmatan lil alamin. Tapi kelakuannya boro-boro rahnat. Wong suasana sedang adem saja mereka malah memprovokasi. Mereka menggunakan agama justru untuk mencari keributan.

Mengapa Abas Begitu Perkasa di Jakarta?

Kasus di Jakarta menjadi menarik karena melibatkan uang rakyat yang super jumbo dan cara penganggaran yang super aneh, kasar dan tidak masuk akal sehat. Orang waras mana yang percaya pembelian lem Aica Aibon senilai lebih dari Rp 126 M ? Belum masalah pembelian pulpen, fee konsultan dan mata anggaran lain yang seperti memperkosa akal sehat kita. 

Ade

Jadi alangkah terkejutnya saya tatkala Ade Armando, dosen UI yang beberapa waktu lalu berharap menjadi guru besar agar gelar profesor tersemat di depan namanya, mengunggah sebuah foto gubernur DK Jakarta dengan tampilan Joker.

Naik Sepeda sambil Ngelem, Masuk jamban

Ini mungkin sebuah proses pembuatan APBD yg melukai keuangan rakyat paling menganga. Kalau sekarang ada anggota DPRD dari PSI yg berteriak lantang, tapi 100 orang lainnya tak tertarik utk bersama berjuang, ya kalaupun mulai ada krn memang seharusnya sejak lama mereka berbicara sbg wakil rakyat, katanya!

Saya ingat anggaran kunker zaman Ahok utk anggota DPRD Jakarta hanya Rp. 8m, begitu Amis jd Gub, anggarannya melesat menjadi Rp.108m, jadi sebenarnya ini sebuah penjarahan tersistim yg dilakukan mereka.

Pages