Al Qur'an

Deradikalisasi Pemahaman Al Qur'an dan Hadits

Ilustrasi

Saya pun bersyukur, sampai hari ini masih senang mengaji kitab kuning--meskipun suka mengantuk dan tertidur pula. Hehe. Mengaji kitab kuning menjadi penting agar kita tidak keliru dalam memilih orang yang akan kita jadikan panutan sebagai ulama. Jangan hanya karena orang tersebut Mualaf, baru hafal satu-dua ayat Al-Qur'an dan hadis, berjubah, berjenggot, berjidat hitam, lalu pandai bicara, dengan gampangnya dianggap ulama panutan. Awas, ini berbahaya.

Benahi Acara Keagamaan Di Lembaga Penyiaran Publik

Ilustrasi

Kejadian ini membuktikan bahwa tidak semua ustadz/ustadzah yang muncul di televisi kapasitas keilmuannya layak disebut ustadz/ustadzah. Masyarakat harus tahu mana yang benar-benar ahli agama dan bukan. Demikian pula pihak televisi meminta daftar ustadz/ustadzah ke Ormas Muhammadiyah atau NU yang pasti tidak akan sembarangan menyodorkan nama.

Menelisik Konsistensi Nyinyirnya Jonru

Ilustrasi

1. Jonru bukan orang gratisan dalam aktivitasnya di facebook yang banyak mendiskreditkan pihak tertentu secara konsisten sekaligus konsisten juga menghindari mengkritik rival politik dari pihak2 yang didiskreditkan jonru. Misalnya Jonru konsisten menjelek2kan Jokowi, Jonru pun otomatis konsisten menghindari menjelek2kan Prabowo. Demikian juga jika Jonru mendiskreditkan Ahok, sulit diharap Jonru akan mendiskreditkan Anies atau Agus, Yusril, Haji Lulung, atau tokoh2 politik rival Ahok lainnya.

Yang Sunah itu Monogami bukan Poligami

Ilustrasi

Ayat di ataslah yang selalu dijadikan dalil poligami. Bahwa poligami--katanya-- syariat Islam yang digariskan Al-Qur'an. Poligami adalah sunah Rasul karena Rasul berpoligami. Lebih ekstrem lagi bahwa suami yang hendak berpoligami tidak perlu izin dari istri pertamanya. Jauh lebih parah dari itu kini justru para perempuan Muslimah sendiri yang meminta dirinya dipoligami.

Menelaah Status Sesat Pikir Kelompok Islam Intoleran di Sosmed

Ilustrasi

3. Kami meledek gamis dan sorban??
===============
TIDAK!!!...Kami hanya menyayangkan orang yang bergamis dan bersorban NAMUN kelakuannya keras dan kasar. Yang keluar dari mulutnya cacian dan umpatan. Kami mencintai Habib Lutfi bin Yahya, Habib Umar bin Hafidz, Habib Ali Al-Jufri, Habibana Mundzir al musawa yg semuanya memakai sorban dan gamis tetapi mereka semua menebarkan kedamaian.

Pages